![]() |
Peserta
Politeknik Negeri Padang mempersiapkan diri sebelum mengikuti Indonesian
Polytechnic English Championship (IPEC), Selasa (5 Mei 2026).
|
Foto:
Rahma Aurella / Crewpers |
CREWPERS.ID
— Indonesian Polytechnic English Championship (IPEC), ajang lomba bahasa
Inggris tingkat nasional bagi mahasiswa vokasi, digelar pada 6–8 Mei 2026
secara daring oleh Politeknik Pelayaran Surabaya. Kompetisi ini dilaksanakan
melalui tahap penyisihan dari kampus masing-masing peserta sebelum dilanjutkan
ke babak semifinal secara langsung di Surabaya.
Kompetisi
ini diawali dengan tahap penyisihan yang dilaksanakan secara daring dari kampus
masing-masing peserta. Tahap ini menjadi seleksi awal untuk menentukan peserta
yang akan melaju ke babak berikutnya. Peserta yang berhasil masuk 15 besar akan
melanjutkan ke babak semifinal yang dijadwalkan berlangsung secara langsung di
Surabaya.
Sebanyak
11 mahasiswa yang mengikuti kompetisi ini berasal dari beberapa program studi
di Politeknik Negeri Padang. Program studi tersebut meliputi Administrasi
Niaga, Animasi, Usaha Perjalanan Wisata, serta Bahasa Inggris. Para peserta
mengikuti berbagai kategori lomba seperti news casting, storytelling,
Master of Ceremony (MC), essay writing, dan poster.
Salah
satu pembimbing IPEC, Astuti Pratiwi, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa IPEC
merupakan ajang tahunan bagi mahasiswa vokasi di seluruh Indonesia. Kegiatan
ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan bahasa Inggris melalui berbagai
cabang lomba.
“IPEC
itu adalah lomba bahasa Inggris untuk vokasi kampus se-Indonesia yang diadakan
setiap tahunnya,” ujarnya.
Sebanyak
11 mahasiswa yang dikirim berasal dari beberapa program studi, yakni
Administrasi Niaga, Animasi, Usaha Perjalanan Wisata, serta mayoritas dari
Bahasa Inggris. Mereka mengikuti berbagai kategori lomba seperti news casting,
storytelling, master of ceremony (MC), essay writing, dan poster.
Salah
satu peserta essay writing, Denisa Khairani, mahasiswa D4 Usaha Perjalanan
Wisata, menyebutkan bahwa keikutsertaannya dalam kompetisi ini menjadi
kesempatan untuk mengembangkan kemampuan diri. Ia mengatakan bahwa kegiatan
tersebut memberikan ruang untuk menyalurkan kreativitas sekaligus meningkatkan
keterampilan yang dimiliki.
“I
joined IPEC because of the opportunities given to me. This allows me to express
more of my creative abilities when joining writing competitions,”
ungkapnya.
Kegiatan
ini melibatkan bidang kemahasiswaan serta tim dari Program Studi Bahasa Inggris
yang berperan dalam pembinaan peserta selama proses persiapan. Dukungan
tersebut diberikan untuk memastikan peserta dapat mengikuti setiap tahapan
lomba dengan optimal.
Astuti
Pratiwi selaku pembimbing IPEC turut menambahkan bahwa kegiatan ini penting
sebagai sarana pengembangan kemampuan mahasiswa.
“Bahasa
Inggris itu tidak hanya speaking, tetapi juga mencakup berbagai
keterampilan lain yang dapat dikembangkan melalui lomba ini,” tuturnya.
Penulis : Ayu Putri Jamalia – 3B D4 Bahasa Inggris untuk
KBP
Editor : Rahma Aurella – 3A D4 Bahasa Inggris untuk KBP
