Daging kurban yang telah ditusuk menjadi sate siap dibakar sebagai salah
satu hidangan khas Iduladha.
Foto: Pinterest.
CREWPERS.ID — Perayaan Idul Adha selalu identik dengan penyembelihan dan
pembagian daging kurban kepada masyarakat. Setelah menerima daging kurban,
banyak warga mulai mengolahnya menjadi berbagai hidangan yang biasa disajikan
saat hari raya. Beberapa menu yang paling sering dibuat di antaranya rendang,
sate, gulai, dan tongseng.
Tradisi mengolah daging kurban sudah menjadi bagian
yang tidak terpisahkan dari perayaan Iduladha. Selain untuk dinikmati bersama
keluarga, hidangan tersebut juga sering disajikan kepada kerabat dan tamu yang
datang berkunjung.
Salah seorang warga, Chandra Lusianti (28), mengatakan
bahwa dirinya berencana mengolah daging kurban menjadi rendang. Menurutnya,
rendang menjadi salah satu menu yang paling cocok disajikan saat Idul Adha karena rasanya yang khas dan dapat
bertahan lebih lama dibanding beberapa olahan daging lainnya.
“Daging kurbannya mungkin akan saya olah jadi rendang.
Selain enak, rendang juga bisa disimpan lebih lama,” ujar Chandra.
Ia menambahkan bahwa keluarganya hampir setiap tahun
memilih rendang sebagai menu utama setelah menerima daging kurban. Menurutnya,
proses memasak yang cukup lama sebanding dengan rasa yang dihasilkan.
Sementara itu, Fikri Firmansyah (32) memilih mengolah
daging kurban menjadi sate kambing. Ia mengaku menu tersebut menjadi favorit
keluarganya setiap Iduladha.
“Kalau saya mau buat sate kambing dari daging kurban.
Biasanya dimakan bersama keluarga saat malam hari,” kata Fikri.
Menurutnya, sate kambing cukup mudah dibuat dan tidak
membutuhkan waktu memasak yang terlalu lama. Aroma daging yang dibakar juga
menjadi salah satu hal yang membuat suasana Idul Adha terasa lebih khas.
Selain rendang dan sate, sebagian masyarakat juga
memilih mengolah daging kurban menjadi gulai atau tongseng. Pilihan menu
biasanya disesuaikan dengan selera masing-masing keluarga dan jenis daging yang
diterima.
Tradisi mengolah daging kurban menjadi berbagai
hidangan masih terus dilakukan masyarakat hingga saat ini. Selain menjadi menu
spesial saat hari raya, berbagai olahan tersebut juga menjadi bagian dari
kebersamaan keluarga dalam merayakan Idul Adha. Melalui hidangan yang disajikan, momen
berkumpul bersama keluarga dan kerabat terasa semakin hangat dan berkesan.
Penulis :
Sri Ratu Julhan Halim— 3B D4 Bahasa Inggris KBP
Editor :
Divia Putri Zen — 3B D4 Bahasa Inggris KBP
