Mahasiswa Bahasa Inggris PNP Raih Juara Parade Kostum PKTOS 2026

Penerimaan penghargaan parade kostum terbaik oleh HMJBI di Gedung PKM PNP, Jum’at 8 Mei 2026.

Foto: Muhammad Keyza Sezano



CREWPERS.ID - Parade kostum dalam Pekan Kreativitas, Teknologi, dan Olahraga Mahasiswa (PKTOS) di Politeknik Negeri Padang (PNP) menjadi magnet utama perhatian warga kampus tahun ini. Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 04 Mei 2026, di Gedung PKM PNP tersebut menampilkan beragam kreativitas dari berbagai jurusan.

Puncaknya, pada pengumuman pemenang Jumat (8/5) lalu, Jurusan Bahasa Inggris dinobatkan sebagai juara pada kategori parade kostum. Pada ajang tersebut, Jurusan Bahasa Inggris menampilkan konsep Papua Pegunungan yang dipadukan dengan bahan daur ulang. Kostum yang diperagakan oleh Puan Cita Iradat Pinayongan, mahasiswi jurusan Bahasa Inggris yang tampil dengan percaya diri.

Keunikan kostum ini turut diakui oleh para penonton. Salah satu mahasiswi Bahasa Inggris, Ayu Putri Jamalia, yang menyaksikan langsung parade tersebut, terkesan dengan hasil karya rekan sejurusannya. Menurutnya, kostum yang dibawakan sangat unik dan menarik secara visual, ditambah dengan performa pembawa kostum yang sangat menguasai panggung.

“Menurut aku, parade kostum HMJBI bagus dan kreatif banget. Kostumnya unik menarik dilihat, dan Nayo itu juga tampil percaya diri, jadi bagus sih,” tuturnya.

Ketua Pelaksana Jurusan Bahasa Inggris, Muhammad Keyza Sezano, mengatakan bahwa persiapan dilakukan dengan mencari berbagai referensi mengenai pakaian adat Papua Pegunungan agar kostum yang dibuat tetap sesuai tema.

“Persiapan sebelum parade yaitu mencari informasi tentang pakaian adat Papua Pegunungan agar kostum yang kami buat sesuai dengan tema, kemudian membagi tugas tim seperti kostum, aksesoris, dan properti,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa inspirasi utama kostum berasal dari pakaian adat Papua, termasuk unsur koteka yang kemudian dikembangkan menjadi desain yang lebih kreatif tanpa menghilangkan identitas budaya aslinya.

Perjalanan menuju podium juara tidaklah mudah. Tantangan terbesar tim adalah kewajiban menggunakan material daur ulang sebagai bahan utama. Hal ini menuntut kreativitas untuk mengubah barang bekas menjadi karya tanpa menghilangkan makna filosofis pakaian aslinya.

“Kesulitan terbesar adalah mencari bahan yang pas karena kostum PKTOS tahun ini menggunakan bahan-bahan daur ulang,” ungkap Keyza.

Setelah meraih juara, Keyza berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi tim untuk terus berkembang pada kegiatan PKTOS berikutnya.

“Setelah meraih juara kami berharap ini menjadi motivasi untuk terus berkembang dan meraih prestasi di PKTOS berikutnya, serta menjadi inspirasi bagi ormawa lain untuk terus bekerja sama dengan baik,” ujarnya.


 

Penulis            : Nurul Aisyah Haq – 3B D4 Bahasa Inggris untuk KBP

Editor             : Rahma Aurella – 3A D4 Bahasa Inggris untuk KBP





Previous Post Next Post