Unit Kegiatan Seni Politeknik Negeri Padang Tampilkan Tari Gelombang pada Pembukaan PKTOS 2026

 

Penampilan Tari Gelombang oleh Unit Kegiatan Seni Politeknik Negeri Padang pada pembukaan PKTOS 2026 di Gedung PKM Politeknik Negeri Padang, Senin (4 Mei 2026). Foto: Dokumentasi Crewpers


CREWPERS.ID - Unit Kegiatan Seni (UKS) Politeknik Negeri Padang menampilkan Tari Gelombang yang diiringi Penabuh Tambua dalam pembukaan kegiatan Pekan Kreativitas Teknologi, Olahraga, dan Seni (PKTOS) semester genap 2026 pada Senin, 4 Mei 2026, di Gedung PKM Politeknik Negeri Padang. Penampilan yang melibatkan mahasiswa UKS ini disuguhkan sebagai bentuk penyambutan sekaligus upaya memeriahkan acara dan memperkenalkan kekayaan seni tradisional kepada peserta serta tamu undangan melalui persiapan latihan intensif yang dilakukan secara rutin.

Penampilan tersebut dipersiapkan melalui latihan intensif selama tiga minggu berturut-turut. Para anggota UKS menjalani latihan setiap Senin hingga Jumat pada pukul 16.00 hingga 18.00 WIB, serta latihan penuh pada hari Minggu dari pagi hingga sore. Kolaborasi dengan Penabuh Tambua menjadi unsur tambahan yang membuat penampilan lebih dinamis dan memberikan nuansa yang berbeda dibandingkan penampilan Tari Gelombang pada umumnya.

Tari Gelombang dipilih sebagai pembuka karena memiliki makna sebagai simbol penyambutan dan awal sebuah kegiatan. Hal ini memberikan kesan sakral sekaligus memperkuat nilai budaya tradisional Minangkabau yang ingin ditampilkan dalam kegiatan PKTOS.

Salah satu anggota tari, Najwa Salsabila (20), mahasiswa Jurusan Administrasi Niaga angkatan 2025, mengungkapkan bahwa proses latihan tidak hanya berfokus pada teknik, tetapi juga membangun kebersamaan antaranggota. “Kami sering makan bersama dan bahkan menginap di satu tempat yang sama untuk persiapan make up tampil, sehingga terasa sekali kebersamaannya,” ujarnya.

Sementara itu, Cevin Riskillah Antora (20), mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris angkatan 2025 yang menjadi Penabuh Tambua, menyebut keterlibatannya memberikan pengalaman baru di bidang musik serta memperluas relasi dengan mahasiswa dari berbagai jurusan.

Seorang penonton, Vadini Dwi Susanti (21), mahasiswa D4 Bahasa Inggris, mengaku terkesan dengan penampilan yang disajikan. Ia menilai perpaduan gerakan Tari Gelombang dengan iringan Tambua menciptakan suasana yang meriah sekaligus menghidupkan nuansa budaya. “Menurut saya penampilannya sangat menarik, apalagi saat tambua mulai dimainkan, suasananya jadi lebih hidup dan membuat saya ikut merasakan semangat dari pertunjukan tersebut,” ujarnya.

Penampilan Tari Gelombang yang dipadukan dengan iringan Penabuh Tambua ini tidak hanya berhasil memeriahkan pembukaan PKTOS 2026, tetapi juga menjadi wujud nyata pelestarian seni tradisional di lingkungan kampus. Melalui penampilan tersebut, UKS Politeknik Negeri Padang menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan memperkenalkan budaya lokal kepada generasi muda.


Previous Post Next Post