Stand Grabito Hadirkan Mie dan Minuman Segar di Tengah PKTOS

 

Pengunjung menikmati Thai tea dari UMKM Grabito pada Kegiatan PKTOS di Politeknik Negeri Padang, Senin (4 Mei 26).

Foto: Crewpers


CREWPERS.ID - Kegiatan Pekan Kreativitas Teknologi, Olahraga, dan Seni (PKTOS) tidak hanya menjadi ajang pengembangan ide, tetapi juga dimanfaatkan mahasiswa untuk berwirausaha. Salah satu stand yang menarik perhatian pengunjung adalah Grabito, usaha kuliner milik Rian Kevin (20), mahasiswa jurusan Teknologi Informasi. Selama kegiatan berlangsung, ia menyewa stand dengan biaya Rp170.000, mulai dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.

Grabito menawarkan pilihan menu yang sederhana namun cukup beragam. Menu utamanya adalah Mie Gledek’s yang dapat dinikmati dengan tambahan telur. Selain itu, tersedia juga frozen food dengan harga terjangkau, serta aneka minuman seperti es teh, es mangga, es kelapa, dan thai tea yang cocok dinikmati di tengah cuaca panas.

Rian Kevin menjelaskan bahwa penentuan harga disesuaikan dengan kondisi mahasiswa sebagai target utama pembeli. “Mie tanpa telur 10.000, kalau pake 13.000. kalau teh es 5.000, es mangga sama kelapa 8.000,” ujarnya.

Menariknya, ini bukan kali pertama Rian membuka stand saat kegiatan PKTOS. Tahun sebelumnya, ia juga turut berpartisipasi dan mendapatkan respons yang cukup baik. Pengalaman tersebut dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta variasi menu pada tahun ini. Dengan konsep sederhana dan pelayanan yang cepat, Grabito mampu menarik minat mahasiswa.

Kehadiran stand seperti Grabito tidak hanya menjadi solusi bagi kebutuhan konsumsi mahasiswa selama acara berlangsung, tetapi juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat belajar langsung dalam menjalankan usaha, mulai dari mengelola keuangan hingga berinteraksi dengan pelanggan.

Sejumlah pembeli memberikan tanggapan positif terhadap UMKM ini. “Rasa teh es nya enak, gulanya asli tanpa pemanis buatan,” kata Divia Putri Zen (21), yang merupakan salah satu mahasiswi Bahasa Inggris (PNP).

Hal senada juga disampaikan Nayla Davina, pembeli dari jurusan Administrasi Niaga, yang mengatakan, “Thai Teanya sangat menyegarkan dicuaca yang panas ini. Minumannya rekomen banget karena enak.”

Pendapat lain datang dari Rosi Afriani (21), mahasiswi jurusan Bahasa Inggris, yang menilai rasa minuman di Grabito sesuai dengan seleranya. “Ini selera saya, kalau rasanya pas, manisnya pas dan tidak terlalu manis,” ungkapnya.

Ramainya pengunjung yang datang silih berganti menunjukkan bahwa usaha kuliner sederhana tetap memiliki peluang di tengah kegiatan kampus. Grabito menjadi salah satu contoh bagaimana mahasiswa dapat memanfaatkan momentum PKTOS tidak hanya untuk berkarya, tetapi juga untuk mencoba berwirausaha. 




Penulis              : Afra Fauziah – 3B D4 Bahasa Inggris untuk KBP

Editor                : Divia Putri Zen – 3B D4 Bahasa Inggris untuk KBP


Previous Post Next Post