![]() |
Beragam
pilihan kue dan dessert di Kuki Padang cabang Sawahan, Kota Padang, Sabtu (6
Juni 2026).
|
Foto:
Nur Aisyah Rahmadani Tanjung/Crewpers. |
CREWPERS.ID — Di tengah banyaknya pilihan camilan yang bermunculan
di Kota Padang, dessert atau cookies masih memiliki tempat
tersendiri di hati para pencinta makanan manis. Meski terlihat sederhana,
camilan ini kembali populer, terutama di kalangan anak muda yang menyukai
makanan dengan tampilan menarik dan rasa yang tidak membosankan.
Salah satu tempat yang cukup dikenal adalah Kuki
Padang yang berlokasi di kawasan Sawahan, tepatnya di Fabriek Padang. Tempat
ini buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB. Selain menjadi tempat
untuk membeli kuki, Kuki Padang juga menawarkan berbagai pilihan dessert
yang banyak diminati oleh pelanggan.
Saat memasuki toko, pengunjung akan disambut dengan
deretan kue dan dessert yang tersusun rapi di etalase. Tampilan
produknya yang menarik menjadi salah satu alasan banyak orang tertarik untuk
mampir. Tidak sedikit pelanggan yang awalnya datang karena melihat unggahan di
media sosial, lalu memutuskan untuk mencoba langsung.
Di era media sosial seperti sekarang, tampilan makanan
memang sering menjadi daya tarik pertama. Banyak orang mengenal suatu produk
melalui unggahan foto atau video yang muncul di Instagram maupun TikTok. Begitu
juga dengan Kuki Padang yang cukup aktif membagikan berbagai konten mengenai
produk mereka.
Namun, bukan hanya tampilannya yang menjadi daya
tarik. Beragam pilihan menu yang tersedia membuat pelanggan memiliki banyak
pilihan sesuai dengan selera masing-masing. Untuk dessert, harga yang
ditawarkan cukup beragam, mulai dari Rp12.000 hingga Rp65.000. Salah satu menu
yang cukup diminati adalah dessert varian pistachio yang hadir dalam beberapa
pilihan produk. Selain itu, tersedia pula berbagai jenis kue dan kuki dengan
rasa yang beragam.
Meski tampilannya menarik, pelanggan tetap menjadikan
rasa sebagai alasan utama untuk kembali membeli. Hal inilah yang dirasakan oleh
Friska Akbar (21), mahasiswa Universitas Negeri Padang.
"Aku tahu Kuki Padang dari Instagram. Awalnya
tertarik karena tampilannya estetik, tapi setelah coba ternyata rasanya enak
dan tidak terlalu manis," ujarnya.
Menurut Friska, tingkat kemanisan yang pas menjadi
salah satu alasan dirinya menyukai produk tersebut. Ia mengaku sering membeli
kuki untuk dijadikan camilan saat mengerjakan tugas atau berkumpul bersama
teman.
Hal serupa juga disampaikan oleh Cintami (21),
mahasiswa Poltekkes Padang. Ia mengatakan bahwa kuki saat ini tidak hanya
dibeli untuk dikonsumsi sendiri, tetapi juga sering dijadikan hadiah.
"Sekarang kuki sering dijadikan hampers atau
hadiah untuk teman. Kalau kemasannya bagus, orang jadi lebih tertarik untuk
membeli," katanya.
Fenomena tersebut menunjukkan bahwa fungsi kuki saat
ini mulai berkembang. Jika dulu kuki identik dengan camilan yang disajikan saat
hari raya, sekarang makanan ini dapat ditemukan kapan saja dan digunakan untuk
berbagai keperluan. Banyak orang membeli kuki sebagai teman minum kopi atau
teh, sementara dessert menjadi pilihan untuk dinikmati saat bersantai
bersama teman dan keluarga.
Selain rasa dan kemasan, kenyamanan tempat juga
menjadi salah satu alasan pelanggan datang. Lokasinya yang berada di kawasan
Fabriek membuat tempat ini mudah dijangkau. Suasananya yang nyaman membuat
sebagian pengunjung betah berlama-lama sambil menikmati hidangan yang mereka
pesan.
Di tengah persaingan bisnis kuliner yang semakin ramai,
usaha seperti Kuki Padang dituntut untuk terus mengikuti perkembangan selera
konsumen. Tidak hanya menghadirkan produk yang enak, tetapi juga mampu
memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi pelanggan, mulai dari kualitas
produk hingga pelayanan yang diberikan.
Meski begitu, daya tarik utama sebuah makanan tetap
berada pada rasanya. Pelanggan mungkin datang pertama kali karena melihat foto
atau video yang menarik, tetapi mereka akan kembali jika produk yang dicoba
sesuai dengan harapan.
Kehadiran Kuki Padang menunjukkan bahwa camilan manis
masih memiliki banyak penggemar di Kota Padang. Dengan lokasi yang nyaman di
kawasan Sawahan, pilihan menu yang beragam, serta harga yang masih terjangkau,
tempat ini berhasil menarik perhatian berbagai kalangan, terutama anak muda.
Tidak hanya datang untuk membeli kue atau dessert, banyak pelanggan juga
menjadikan tempat ini sebagai pilihan untuk bersantai sambil menikmati hidangan
manis favorit mereka.
Penulis: Nur Aisyah Rahmadani Tanjung—
3A D4 Bahasa Inggris KBP
Editor: Divia Putri Zen — 3B D4 Bahasa
Inggris KBP
