UKM Robotik PNP Jadi Wadah Mahasiswa Kembangkan Skill Teknologi dan Inovasi

 

Anggota UKM Robotik PNP mengikuti Kontes Robot Indonesia Nasional 2024 di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), 6 Juli 2024.

Foto: Instagram @robotikpnp

CREWPERS.ID - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi era Industri 4.0, mahasiswa dituntut memiliki kemampuan praktis yang melampaui teori perkuliahan kelas. Guna menjawab tantangan tersebut, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Robotik Politeknik Negeri Padang (PNP) hadir sebagai ruang belajar alternatif. Organisasi internal kampus ini berkomitmen menjadi wadah pembinaan teknologi bagi civitas akademika muda.

Sebagai organisasi yang berfokus pada bidang instrumentasi dan robotika, UKM ini merancang berbagai pelatihan intensif. Fokus utamanya adalah membekali anggota dengan keterampilan teknis mutakhir. Melalui pendekatan praktis, organisasi ini berusaha mencetak lulusan yang siap bersaing dalam ekosistem digital.

Ketua Umum UKM Robotik PNP, Muhammad Fadhil Muzaffar Guci, menjelaskan bahwa organisasi ini memfasilitasi kebutuhan mahasiswa dari berbagai latar belakang jurusan. Pengelola menyediakan perangkat keras, ruang riset, serta bimbingan terstruktur yang dibutuhkan dalam pengembangan teknologi. "Kami menyiapkan wadahnya seperti penyediaan alat ataupun persiapan dari segi keahlian yang relevan dengan perkembangan zaman," kata Fadhil.

Pintu masuk keanggotaan UKM Robotik PNP terbuka luas bagi seluruh mahasiswa, termasuk mereka yang berasal dari luar jurusan teknik. Calon anggota diwajibkan mengikuti pelatihan dasar sebanyak 10 kali pertemuan yang digelar setiap pekan untuk menguji konsistensi. Proses ini menjadi saringan alami mengingat ketekunan berproses lebih diutamakan ketimbang latar belakang kemampuan awal.

Aktivitas riset di UKM ini terbagi ke dalam lima divisi kompetisi, mulai dari robot sepak bola, robot SAR, hingga robot seni tari. Seluruh divisi aktif melakukan pengembangan rancang bangun guna menghadapi kompetisi teknologi tahunan. Fadhil menambahkan, penguasaan bidang keahlian mekanikal, elektrikal, dan pemrograman di tingkat UKM akan mempermudah adaptasi mahasiswa di sektor industri otomasi.

Selain kemampuan teknis, mahasiswa juga berkesempatan mengasah kemampuan nonteknis lewat manajemen kepanitiaan. Manfaat ganda tersebut dirasakan langsung oleh Wakil Ketua Divisi KRSRI UKM Robotik PNP, Rahmat Reouzaqi. Rahmat memilih bergabung karena melihat proyeksi masa depan yang akan sangat bergantung pada efisiensi sistem mekanik cerdas.

Selama berproses di dalam laboratorium robotik, Rahmat mengaku mendapatkan pembuktian visual atas teori-teori rumit yang kerap membingungkan di dalam kelas. Pengalaman riset membantunya memahami korelasi konkret ilmu sains murni saat diimplementasikan ke dalam program robot. Langkah nyata ini diakuinya memicu lompatan pemahaman akademik yang signifikan dibandingkan rekan sejawatnya.

Aplikasi nyata matematika dan fisika tersebut memacu motivasi belajar para anggota untuk terus melahirkan inovasi baru. Ia berharap eksistensi riset ini terus memberikan dampak positif bagi reputasi akademik institusi PNP ke depan.

"Di robotik, kita bisa melihat secara langsung bagaimana ilmu seperti integral diterapkan dalam pengembangan robot," ujar Rahmat.

 




Penulis             : Ivana Anindya Mulkan – 3B D4 Bahasa Inggris untuk KBP

Editor              : Rahma Aurella – 3A D4 Bahasa Inggris untuk KBP





Previous Post Next Post