Menjelang Lebaran 2026, arus
mudik di Sumatera Barat mulai dipadati kendaraan pemudik yang hendak pulang ke
kampung halaman.
Untuk menjaga kelancaran perjalanan, pemerintah daerah menerapkan sistem satu
arah di sejumlah ruas jalan utama yang selama ini dikenal rawan kemacetan.
Kebijakan ini menjadi salah satu
upaya untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi setiap musim
mudik. Dengan sistem satu arah, kendaraan dapat bergerak lebih teratur tanpa
harus berhadapan dengan arus dari arah berlawanan, sehingga perjalanan
diharapkan menjadi lebih lancar.
Sistem satu arah ini diterapkan
pada waktu tertentu, yakni dari Padang menuju Padang Panjang pukul 10.00–14.00
WIB, sedangkan arah sebaliknya berlaku pukul 14.00–18.00 WIB. Pengaturan ini
dilakukan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas selama periode mudik.
Di sepanjang jalur mudik, petugas
dari dinas perhubungan dan kepolisian tampak bersiaga membantu mengatur lalu
lintas. Mereka juga memberikan arahan kepada pengendara yang melintas agar
tetap mengikuti jalur yang telah ditentukan. Rambu-rambu tambahan pun dipasang
di beberapa titik untuk memudahkan pemudik dalam menyesuaikan perjalanan
mereka.
Bagi para pemudik, kebijakan ini
dirasakan cukup membantu. Salah satu pemudik, Rudi (35), mengaku perjalanannya
terasa lebih nyaman dibandingkan tahun sebelumnya. “Biasanya macet panjang,
sekarang lebih lancar karena jalurnya diatur satu arah,” ujarnya.
Selain memperlancar arus
kendaraan, penerapan sistem ini juga bertujuan meningkatkan keselamatan
pengguna jalan. Dengan kondisi lalu lintas yang lebih tertib, risiko kecelakaan
dapat ditekan, sehingga perjalanan mudik menjadi lebih aman dan nyaman.
Pemerintah mengimbau masyarakat
untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di
lapangan. Dengan kerja sama semua pihak, arus mudik Lebaran tahun ini
diharapkan dapat berjalan dengan lebih tertib, lancar, dan penuh kenyamanan
bagi para pemudik yang ingin berkumpul bersama keluarga.
Jenis Berita : Soft News
Penulis :
Nafhizah
Nabila Helma Putri - 3A D4 Bahasa Inggris untuk Komunikasi
Bisnis dan Profesional
Editor :
Muhammad Ridwan A - 3B D4 Bahasa Inggris untuk Komunikasi Bisnis dan
Profesional
