Kebiasaan Begadang di Kalangan Pelajar dan Mahasiswa Sumbar Bisa Turunkan Daya Tahan Tubuh

 

Foto: Ilustrasi



Kebiasaan begadang atau tidur larut malam masih cukup sering ditemukan di kalangan pelajar dan mahasiswa di Sumatera Barat. Aktivitas belajar, tugas kuliah, serta penggunaan gawai hingga larut malam menjadi beberapa faktor yang membuat waktu istirahat menjadi tidak teratur. Jika kebiasaan ini berlangsung terus-menerus, kondisi tersebut dapat berdampak pada kesehatan tubuh.

Kurang tidur diketahui dapat memengaruhi berbagai fungsi tubuh. Konsentrasi dapat menurun, tubuh lebih mudah merasa lelah, dan tingkat stres berpotensi meningkat. Selain itu, sistem kekebalan tubuh juga dapat melemah sehingga seseorang menjadi lebih mudah terserang penyakit.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyarankan orang dewasa untuk memiliki waktu tidur sekitar 7 hingga 9 jam setiap malam agar tubuh dapat beristirahat dengan optimal. Waktu tidur yang cukup berperan penting dalam menjaga keseimbangan fungsi organ tubuh sekaligus membantu proses pemulihan setelah melakukan berbagai aktivitas.

Penelitian dari Fakultas Kedokteran Universitas Andalas juga menunjukkan bahwa kualitas tidur yang buruk dapat berdampak pada aktivitas sehari-hari.

“Kurangnya kebutuhan tidur akan berdampak pada menurunnya kemampuan untuk berkonsentrasi dan berpartisipasi dalam aktivitas sehari-hari,” demikian disebutkan dalam hasil penelitian Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk mulai memperhatikan pola tidur yang sehat dengan mengatur waktu istirahat secara lebih baik serta mengurangi kebiasaan begadang yang tidak perlu.

Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas, waktu istirahat, serta penggunaan perangkat digital pada malam hari agar kualitas tidur tetap terjaga.

Dengan pola tidur yang lebih teratur, diharapkan masyarakat di Sumatera Barat dapat menjaga kesehatan tubuh serta menjalani aktivitas sehari-hari dengan kondisi fisik dan mental yang lebih optimal.

 

 

 

Jenis Berita​     : Softnews 

Penulis            : Yessa Rahmanelvi – 3A D4 Bahasa Inggris untuk KBP 

Editor              : Delia Novitri Delin – 3A D4 Bahasa Inggris untuk KBP 



Previous Post Next Post