Payakumbuh – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota
Payakumbuh terus mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi
(Porprov) Sumatera Barat 2026 melalui pembinaan atlet yang lebih terukur serta
peningkatan kapasitas pelatih. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari
upaya meningkatkan prestasi olahraga daerah dan memperkuat kesiapan kontingen
Payakumbuh pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Ketua Bidang Prestasi (Binpres) KONI Payakumbuh, Aswandi Dt Pangkal
Marajo Nan Kayo, mengatakan pihaknya akan menerapkan sistem promosi dan
degradasi bagi atlet maupun pelatih. Sistem ini diterapkan agar proses
pembinaan berjalan lebih objektif, transparan, serta berbasis pada capaian
prestasi dan kedisiplinan.
Menurutnya, penilaian atlet dan pelatih akan dilakukan berdasarkan
sejumlah indikator, di antaranya prestasi yang diraih, konsistensi dalam
mengikuti program latihan, serta keikutsertaan dalam berbagai kejuaraan resmi
baik tingkat daerah maupun provinsi.
“Pembinaan tidak lagi bersifat subjektif. Atlet dan pelatih akan dinilai
dari prestasi dan kedisiplinan. Yang berprestasi akan dipromosikan, sementara
yang tidak memenuhi target akan didegradasi,” ujarnya saat menyampaikan laporan
dalam Rapat Kerja (Raker) KONI Payakumbuh 2025 yang digelar di Aula SMAN 2
Payakumbuh.
Sementara itu, Ketua KONI Payakumbuh, Yengki Oktrio, menegaskan bahwa
Kota Payakumbuh telah mempersiapkan diri secara serius untuk mengikuti Porprov
Sumbar 2026. Persiapan tersebut tidak hanya dari sisi pembinaan atlet, tetapi
juga dukungan anggaran dari pemerintah daerah. Ia menjelaskan bahwa Pemerintah
Kota Payakumbuh bahkan telah mengalokasikan anggaran sejak tahun 2023 untuk
mendukung persiapan kontingen menuju Porprov. Dukungan tersebut diharapkan
mampu memperkuat program latihan, pembinaan cabang olahraga, serta kesiapan
atlet menghadapi persaingan di tingkat provinsi.
Selain fokus pada pembinaan atlet, KONI Payakumbuh juga menggelar seminar
olahraga bertema sport science yang bertujuan meningkatkan
kapasitas dan wawasan para pelatih. Seminar tersebut dibuka oleh Kepala Dinas
Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Kadisparpora) Payakumbuh, Nofriwandi.
Kegiatan itu menghadirkan narasumber Prof. Dr. Syahrial Bakhtiar dari
Universitas Negeri Padang yang memaparkan pentingnya pendekatan ilmu
pengetahuan dalam pembinaan atlet, mulai dari metode latihan, pengelolaan
fisik, hingga strategi peningkatan performa atlet secara berkelanjutan.
Melalui penerapan sistem pembinaan yang lebih terukur serta peningkatan
kualitas sumber daya pelatih, KONI Payakumbuh optimistis mampu meningkatkan
prestasi olahraga daerah dan menargetkan hasil maksimal pada Porprov Sumatera
Barat 2026. Dukungan berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat langkah
Payakumbuh dalam mencetak atlet-atlet berprestasi di tingkat provinsi dan nasional.
Jenis berita: Softnews
Jurnalis: Salsabila
Khalisah – 3A D4 Bahasa Inggris KBP
Editor: Regina putri -
3A D4 Bahasa Inggris KBP
