![]() |
| Sumber : Instagram DisKominfo Padang Panjang |
Puluhan jamaah dari
berbagai kalangan menghadiri rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Provinsi
Sumatera Barat, di Masjid Taqwa Ngalau, Padang Panjang. Pelaksanaan Safari
Ramadan pada Rabu, 18 Maret 2026, ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai
keagamaan kepada masyarakat serta pendidikan karakter yang kuat.
Kegiatan ini tidak
hanya diisi dengan ibadah, melainkan menjadi ruang diskusi antara pemerintah
dan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi
Ansharullah menekankan bahwa puasa memiliki makna yang lebih luas dari sekadar
menahan lapar dan dahaga. Dalam tausiyahnya, ia
menyampaikan bahwa ibadah tersebut juga berkaitan dengan pembentukan sikap dan
keimanan seseorang.
Dilansir dari
Minangkabaunews.com, Mahyeldi menjelaskan bahwa tujuan ibadah puasa adalah
mencapai derajat takwa, mengutip firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat
183.
“Takwa diperoleh
dengan mematuhi perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Dengan takwa, hati
akan dekat kepada Allah dan hidup menjadi lebih tenang,” ujarnya.
Menurutnya,
nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah puasa sangat relevan dalam membentuk
generasi muda yang tangguh di tengah tantangan zaman. Ia menilai pendidikan
tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman
keagamaan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Padang Panjang
memiliki sejarah panjang sebagai salah satu pusat pendidikan Islam di Sumatera
Barat. Tradisi keilmuan yang telah lama tumbuh di daerah ini dinilai menjadi
fondasi penting dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara
intelektual, tetapi juga kuat secara moral.
Selain penyampaian
pesan keagamaan, Safari Ramadan ini turut diisi dengan berbagai aktivitas
keagamaan, seperti tausiyah, pembacaan Al-Qur’an, serta interaksi dengan
masyarakat. Interaksi ini menjadi momen pembinaan karakter yang dapat mendukung
perkembangan pelajar di luar lingkungan sekolah.
Pada kesempatan yang
sama, pemerintah juga menyalurkan sejumlah bantuan sebagai bentuk dukungan
terhadap aktivitas keagamaan di masjid.
Bantuan
yang diberikan berupa hibah sebesar Rp25 juta kepada Masjid Taqwa Ngalau, serta
Al-Qur’an dan perlengkapan salat.
Selain membawa
bantuan, kegiatan tersebut diharapkan menjadi pengingat akan nilai-nilai
religius dalam kehidupan sosial masyarakat. Safari Ramadan
menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya bisa berlangsung di dalam kelas, namun
juga lewat pengalaman keagamaan yang membentuk karakter generasi muda.
Penulis :
Ivana Anindya Mulkan – 3B D4 Bahasa Inggris untuk KBP
Editor :
Rahma Aurella – 3A D4 Bahasa Inggris untuk KBP
