PKTOS PNP Sukses Gelar Seminar K3, Tekankan Keselamatan Kerja di Bengkel

Foto bersama panitia dan peserta Seminar K3 PKTOS Genap di gedung PKM Politeknik Negeri Padang, Rabu 6 Mei 2026.

Foto: PDD himamesinpnp


CREWPERS.ID - Budaya keselamatan kerja menjadi hal yang tidak bisa dipisahkan dari dunia teknik dan industri. Kesadaran inilah yang coba dibangun Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) Politeknik Negeri Padang (PNP) melalui Seminar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam rangkaian PKTOS Genap 2026 pada Rabu 6 Mei 2026 lalu.

Acara yang digelar di Gedung PKM Politeknik Negeri Padang ini berlangsung meriah dan mendapat sambutan positif. Sebanyak 133 peserta yang berasal dari berbagai jurusan teknik di PNP serta siswa SMK teknik tampak memadati lokasi acara sejak pagi.

Steering Committee (SC) Divisi Publikasi dan Dokumentasi PKTOS, Muhammad Zikri, menjelaskan bahwa seminar ini menjadi upaya nyata dari himpunan mahasiswa untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya K3 sejak dini. Pemilihan tema tersebut dinilai sangat dekat dan relevan dengan rutinitas harian di dunia teknik.

“Karena nantinya mereka akan langsung terjun ke dunia industri, jadi pemahaman tentang K3 memang penting untuk dimiliki dari sekarang,” ujarnya.

Menurut Zikri, tantangan terbesar panitia dalam mempersiapkan agenda ini adalah menyelaraskan koordinasi di tengah kesibukan akademik anggota. Terlebih, PKTOS kali ini tidak hanya menggelar seminar, melainkan juga dimeriahkan oleh stand kreativitas, stand UMKM, layanan servis gratis, hingga M-Wash. Kendati demikian, persiapan intensif selama beberapa minggu sebelum hari pelaksanaan terbayar tuntas oleh tingginya antusiasme peserta.

“Peserta aktif saat sesi tanya jawab dan diskusi, jadi suasananya hidup,” ungkapnya.

Salah satu peserta, DS (21) mengaku turut merasakan manfaaat seminar K3 dalam dunia industri. Ia menganggap, seminar ini dapat menjadikan bekal nantinya bagi mahasiswa agar siap menghadapi risiko kerja secara nyata.

“Selaku mahasiswa yang ikut melihat kegiatan tersebut, menurut saya seminar K3 ini sangat bagus dan sangat mengedukasi untuk para peserta yang ikut sebagai bekal nantinya untuk mereka di dunia industri,“ tuturnya.

Seminar ini memberikan para peserta materi dari narasumber yang memiliki kompetensi dan pengalaman langsung di bidang keselamatan industri. Sesi berbagi pengalaman (sharing) lapangan menjadi bagian yang paling menarik perhatian peserta karena memberikan gambaran nyata tentang risiko kerja dan bagaimana mengantisipasinya.

Salah satu sesi yang menarik perhatian peserta ialah saat narasumber membagikan pengalaman langsung mengenai penerapan budaya K3 di dunia kerja. Melalui pengalaman tersebut, peserta memperoleh gambaran nyata mengenai pentingnya keselamatan kerja di lingkungan industri.

Zikri mengatakan pemahaman mengenai K3 tidak hanya berkaitan dengan aturan kerja, tetapi juga tentang bagaimana menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain saat berada di lingkungan praktik maupun industri.

Ia berharap pengetahuan yang diperoleh peserta melalui seminar ini dapat diterapkan dalam kegiatan sehari-hari maupun saat memasuki dunia kerja nantinya. Seminar K3 direncanakan akan dikembangkan dengan konsep yang lebih interaktif, seperti workshop praktik dan simulasi penerapan keselamatan kerja.Top of Form

 




Jurnalis          : Dina Safira – 3A D4 Bahasa Inggris untuk KBP

Editor             : Rahma Aurella – 3A D4 Bahasa Inggris untuk KBP

Previous Post Next Post