Libur Lebaran, Bukittinggi Jadi Destinasi Favorit di Tengah Rekayasa Lalu Lintas

 

Foto: KlilPositif.com




Memasuki libur Lebaran, Kota Bukittinggi menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Sumatera Barat. Ribuan wisatawan memadati berbagai ikon kota untuk menikmati liburan suasana liburan bersama keluarga.

Sejak hari kedua Lebaran, kawasan Jam Gadang mulai dipenuhi pengunjung. Anak-anak tampak antusias berfoto, sementara keluarga menikmati suasana santai di pusat kota. Tak jauh dari sana, panorama alam Ngarai Sianok juga menjadi tujuan favorit wisatawan untuk melepas penat.

Tingginya jumlah kunjungan tidak terlepas dari daya tarik Bukittinggi yang menawarkan udara sejuk, keindahan alam, serta kekayaan budaya dan kuliner khas. Momen mudik Lebaran pun dimanfaatkan para perantau untuk sekaligus berwisata bersama keluarga.

Namun, meningkatnya mobilitas wisatawan berdampak pada kepadatan lalu lintas, terutama di jalur Lembah Anai yang menjadi akses utama Padang–Bukittinggi. Untuk mengatasi hal tersebut, diterapkan sistem satu arah (one way) selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Kebijakan ini berlaku hingga 24 Maret 2026 dan mulai diterapkan sejak H-2 Lebaran. Sistem diberlakukan secara bergantian, yakni pukul 10.00–14.00 WIB untuk arah Padang menuju Bukittinggi, serta pukul 14.00–18.00 WIB untuk arah sebaliknya.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Reza Chairul Akbar Sidiq, mengatakan peningkatan volume kendaraan menjadi alasan utama penerapan rekayasa lalu lintas tersebut.

“Peningkatan volume kendaraan pada waktu tertentu membuat rekayasa lalu lintas perlu diterapkan agar tidak terjadi kemacetan panjang di jalur tersebut,” ujarnya, Senin (23/3).

Penerapan sistem ini bertujuan untuk mengurai kemacetan, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta mengurangi beban jalan yang masih dalam masa pemulihan pascabencana. Kebijakan ini juga merupakan hasil koordinasi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan instansi terkait.

 

Di sisi lain, meningkatnya jumlah wisatawan membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat. Pedagang, pelaku usaha kecil, hingga pengelola wisata merasakan peningkatan aktivitas selama libur Lebaran.

Libur Lebaran di Bukittinggi tidak hanya menjadi perjalanan wisata, tetapi juga momen untuk mempererat kebersamaan. Di tengah keramaian, kota ini tetap menghadirkan suasana hangat yang membuat setiap kunjungan terasa berkesan.



Jenis Berita : Soft News 

Penulis        : Gartos Kansa – 3A D4 Bahasa Inggris untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional

Editor      : Muhammad Ridwan A – 3B D4 Bahasa Inggris untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional

Previous Post Next Post