Usaha dari pemerintah dalam memperluas akses pendidikan,
bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) kembali menjadi harapan bagi ribuan
siswa di Sumatera Barat pada 2026. Program yang ditujukan untuk membantu siswa
dari keluarga kurang mampu ini mulai disalurkan kepada 2.008 siswa dari jenjang
SD hingga SMA/SMK
di 13 kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Pencairan dana PIP dilakukan secara
bertahap sepanjang 2026 melalui rekening siswa penerima, sesuai jadwal yang
telah ditetapkan pemerintah.
Penyaluran bantuan ini telah dirasakan langsung oleh para
siswa. Seperti dilansir dari ANTARA, Anggota DPD RI asal Sumatera Barat, Irman Gusman menyalurkan bantuan PIP senilai Rp1,2 miliar kepada 2.008
siswa.
Program ini diperuntukkan bagi siswa dari keluarga kurang
mampu agar tetap dapat mengakses pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Irman Gusman menyampaikan bahwa pendidikan harus menjadi prioritas utama,
terutama dalam masa pemulihan pascabencana banjir bandang yang melanda Sumatera
Barat pada akhir November 2025.
“Bencana boleh merusak infrastruktur, tetapi tidak boleh
meruntuhkan harapan dan mimpi anak-anak. Pemulihan sejati adalah ketika mereka
tetap bisa belajar dan menatap masa depan,” katanya.
Di Kota Padang, bantuan ini juga dirasakan langsung oleh
siswa. Seperti dilansir dari RRI Padang,
tercatat sebanyak 21 siswa menjadi penerima bantuan tersebut pada Rabu
(7/1/2026), di lapangan
SMP Negeri 3 Padang.
Bagi para siswa, bantuan ini dapat menjadi penyemangat
untuk terus bersekolah. Dengan adanya PIP, mereka memiliki kesempatan yang
lebih besar untuk melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya.
Program Indonesia Pintar sendiri (PIP) merupakan bagian dari kebijakan pemerintah Indonesia
dalam menjamin pemerataan akses pendidikan di seluruh Indonesia. Melalui
program ini, diharapkan tidak ada lagi siswa yang terpaksa putus sekolah karena
keterbatasan ekonomi.
Jenis berita : Soft news
Penulis : Dina Safira – 3A D4 Bahasa Inggris
untuk KBP
Editor :
Rahma Aurella – 3A D4 Bahasa Inggris untuk KBP
