Padatnya aktivitas akademik di
lingkungan Politeknik Negeri Padang membuat sebagian mahasiswa harus begadang
untuk menyelesaikan tugas. Dalam kondisi tersebut, kebiasaan merokok kerap
menjadi pilihan untuk menahan kantuk, meski berpotensi berdampak pada kesehatan.
K (20), seorang mahasiswa
Politeknik Negeri Padang, yang meminta identitasnya disamarkan, mengaku
mengalami penurunan kondisi fisik setelah menjalani pola hidup tersebut. Ia
mengatakan frekuensi merokoknya meningkat saat menghadapi tenggat tugas yang
menumpuk.
“Awalnya tenggorokan terasa
kering dan badan mulai menggigil. Setelah itu suhu tubuh meningkat. Saya sadar
kondisi tubuh sudah sangat lelah karena kurang istirahat dan terlalu sering
terpapar asap rokok,” ujarnya saat ditemui pada Selasa (31/3).
Secara umum, kebiasaan merokok
yang disertai kurangnya waktu istirahat dapat memengaruhi daya tahan tubuh.
Kondisi ini membuat tubuh lebih rentan mengalami gangguan kesehatan, terutama
ketika aktivitas fisik dan mental sedang tinggi.
Hal ini sejalan dengan informasi
medis dari Alodokter yang menyebutkan bahwa rokok dapat melemahkan sistem
kekebalan tubuh sehingga perokok lebih rentan terhadap penyakit.
Fenomena kebiasaan merokok di
kalangan mahasiswa juga sejalan dengan tingginya jumlah perokok di Indonesia.
Data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2023 menunjukkan jumlah
perokok aktif telah mencapai sekitar 70 juta orang, dengan mayoritas berasal
dari kelompok usia muda.
Selain itu, paparan zat kimia
dalam rokok dapat merusak silia atau rambut halus pada saluran pernapasan yang
berfungsi menyaring kuman dan partikel asing. Kondisi ini membuat tubuh lebih
rentan terhadap gangguan kesehatan.
Situasi ini menjadi perhatian,
terutama bagi mahasiswa dengan aktivitas padat seperti praktikum dan produksi
tugas. Menjaga pola hidup seimbang, termasuk mengurangi konsumsi rokok serta
memperhatikan waktu istirahat, dinilai penting untuk menjaga kondisi fisik dan
mendukung produktivitas selama perkuliahan.
Jenis Berita : Soft News
Penulis : Maisyah Saidah – 3A D4 Bahasa Inggris KBP
Editor : Delia Novitri Delin – 3A D4 Bahasa Inggris KBP
