Mie Ayam Bakso Podho Barokah 354 Jadi Pilihan Kuliner di Kuranji, Padang

 

Sajian mi ayam bakso di kedai Mie Ayam Bakso Podho Barokah 354, Pasar Ambacang, Padang, Senin (27 April 2026).

Foto: Crewpers

CREWPERS.ID – Mie Ayam Bakso Podho Barokah 354 yang berlokasi di Jalan Tunggang, Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, menjadi salah satu alternatif kuliner bagi masyarakat untuk menikmati hidangan pada sore hingga malam hari. Kedai yang berada tepat di depan Masjid Jamiek Pauh ini beroperasi setiap hari mulai pukul 15.00 hingga 22.00 dan mudah diakses karena berada di tepi jalan utama.

Usaha ini dimiliki oleh Wandi (46), perantau asal Karanganyar, Solo, Jawa Tengah. Ia telah merintis usaha tersebut sejak tahun 2004 dengan menggunakan gerobak sederhana. Seiring meningkatnya jumlah pelanggan, usaha tersebut berkembang menjadi kedai permanen pada tahun 2009.

Dari segi menu, kedai ini menawarkan berbagai pilihan makanan dengan harga yang relatif terjangkau. Menu utama yang disediakan meliputi bakso biasa dan mieso biasa dengan harga Rp13.000, serta bakso telur dan mieso telur seharga Rp16.000. Selain itu, terdapat pilihan menu seperti bakso lava dan bakso beranak yang dibanderol Rp22.000 sebagai variasi bagi pelanggan yang menginginkan porsi lebih besar.

Pilihan menu lainnya mencakup aneka pangsit, seperti pangsit biasa, pangsit bakso, pangsit urat, pangsit telur, serta pangsit komplit. Kedai ini juga menyediakan somay sebagai tambahan pilihan bagi pengunjung.

Menurut Nur Aina (41), istri pemilik usaha, beberapa menu yang paling diminati pelanggan adalah bakso beranak, bakso lava, dan mie ayam. “Menu best seller-nya ada bakso beranak, bakso lava, dan mie ayam,” ujarnya.

Untuk minuman, tersedia beberapa pilihan sederhana seperti es teh, teh panas, es jeruk, dan jeruk panas dengan harga Rp5.000. Selain itu, terdapat juga es kosong yang dijual dengan harga Rp2.000.

Salah satu pembeli bernama Nurul Aisyah Haq (21) mengungkapkan bahwa harga yang ditawarkan cukup terjangkau. Porsinya lumayan banyak dengan rasa yang enak tentunya. "Untuk harga 15.000 worth it tapi dagingnya kurang terasa. Bakso tahunya enak dan jadi favorit saya. Makanannya rekomen dan saya akan kembali lagi,” ungkapnya.

Dengan variasi menu dan harga yang terjangkau, kedai ini menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang mencari makanan ringan maupun santapan malam di kawasan Kuranji.




Penulis              : Afra Fauziah – 3B D4 Bahasa Inggris untuk KBP

Editor                : Divia Putri Zen – 3B D4 Bahasa Inggris untuk KBP


Previous Post Next Post