PNP Kukuhkan Dua Guru Besar, Perkuat Bidang Material dan UMKM

Pengukuhan dua guru besar Politeknik Negeri Padang di Gedung PKM, Kamis (30 April 2026).

Foto: Anisya Putri Andria / Crewpers



CREWPERS.ID - Politeknik Negeri Padang melaksanakan pengukuhan dua guru besar, Prof. Dr. Sir Anderson, S.T., M.T. dan Prof. Dr. Primadona, S.E., M.Si., pada Kamis, 30 April 2026, pukul 09.00 WIB di Gedung PKM Politeknik Negeri Padang. Pengukuhan ini dilakukan melalui penyampaian pidato ilmiah di hadapan civitas academica dan undangan sebagai bagian dari pengembangan keilmuan di bidang material dan kewirausahaan UMKM.

Prof. Dr. Sir Anderson dari Jurusan Teknik Mesin dikukuhkan dalam ranting kepakaran material, sementara Prof. Dr. Primadona dari Jurusan Administrasi Niaga dalam ranting kewirausahaan dan UMKM. Kedua bidang tersebut memiliki peran strategis dalam pengembangan teknologi terapan dan penguatan ekonomi berbasis UMKM di lingkungan kampus vokasi.

Pengukuhan ini menambah jumlah guru besar di Politeknik Negeri Padang menjadi empat orang. Sebelumnya, Prof. Dr. Dra. Yuli Yetri, M.Si. dikukuhkan sebagai guru besar pertama pada 12 April 2021 di bidang Ilmu Kimia Material, disusul Prof. Dr. Emrizal, S.E., M.M. pada 18 November 2024 dalam bidang Digital Entrepreneurship.

Melalui pidatonya, Prof. Dr. Sir Anderson memaparkan penelitian mengenai perilaku korosi dan potensi pelepasan ion logam pada paduan titanium dalam cairan simulasi tubuh (larutan Hanks). Penelitian ini berkaitan dengan penggunaan material titanium yang umum dimanfaatkan dalam implan medis.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa faktor lingkungan biologis, komposisi material, serta durasi penggunaan dapat memengaruhi laju korosi dan pelepasan ion. Temuan ini menjadi perhatian dalam pengembangan material implan agar lebih aman digunakan dalam jangka panjang.

Sementara itu, Prof. Dr. Primadona memaparkan penelitian mengenai modal sosial etnis Minangkabau dalam transformasi kewirausahaan UMKM di era digital. Ia menyoroti peran nilai budaya dalam mendukung daya saing pelaku usaha di tengah perkembangan teknologi, termasuk jaringan kekerabatan, kepercayaan, dan tradisi merantau yang menjadi kekuatan utama masyarakat.

Penelitian ini menyoroti pentingnya penguatan nilai budaya dalam mendukung transformasi digital UMKM agar tetap memiliki identitas sosial yang kuat. Optimalisasi modal sosial dinilai dapat menjadi keunggulan kompetitif di tengah persaingan pasar digital.

Direktur Politeknik Negeri Padang Revalin Herdianto, Ph.D. mengucapkan selamat kepada dua guru besar yang baru dikukuhkan. Ia menilai pencapaian tersebut menjadi bagian penting dalam penguatan kualitas akademik dan pengembangan institusi ke depan.

“Pencapaian guru besar ini kami harapkan dapat memotivasi dosen-dosen Politeknik Negeri Padang lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing,” ujarnya, Kamis (30/04).

 


Jenis berita    : Hard news 

Jurnalis          : Najmi Amalia – 3A D4 Bahasa Inggris untuk KBP

Editor             : Rahma Aurella – 3A D4 Bahasa Inggris untuk KBP

 

 

Previous Post Next Post