Tim
Neocrete dari Teknik Sipil Politeknik Negeri Padang berhasil lolos pendanaan
Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2026.
Foto: Aulia Rahma.
CREWPERS.ID - Sekelompok mahasiswa Teknik Sipil Politeknik Negeri Padang lolos pendanaan
Program Kreativitas Mahasiswa skema Riset Eksakta tahun 2026 yang diumumkan
pada 23 Mei 2026 lalu. Proposal kelompok ini mengangkat inovasi beton mutu
tinggi ramah lingkungan untuk mendukung target net zero emission di
Indonesia. Keberhasilan riset awal ini menjadi capaian prestasi akademik yang
membawa nama baik fakultas.
Tim
riset tersebut diketuai oleh Rafly Rano Hidayat. Ia bekerja bersama 4 anggota
lain, yaitu Fadli Anugrah Putra, Genta Harisada, Aulia Rahma, dan Reski. Tim
ini mengusung judul penelitian "Implementasi Beton Mutu Tinggi Menggunakan
Fly Ash dan Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit untuk Mencapai Net Zero Emission
di Indonesia"
Ketua
tim, Rafly Rano Hidayat, menjelaskan bahwa ketertarikan terhadap material
bangunan menjadi alasan utama mereka memilih skema riset eksakta. Menurutnya,
beton merupakan material konstruksi utama, namun bahan penyusunnya masih
didominasi sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui serta memicu emisi
karbon. Tim berupaya memecahkan masalah tersebut melalui pemanfaatan limbah
industri dan perkebunan.
“Kami
mencoba mencari alternatif bahan penyusun beton yang lebih ramah lingkungan.
Karena itu kami merasa skema PKM-Riset sangat sesuai dengan topik penelitian
yang kami angkat,” ujarnya.
Proses
penyusunan proposal ini sudah berjalan sejak pendaftaran PKM dibuka pada tahun
lalu. Di tengah padatnya jadwal kuliah dan proyek desain di jurusan Teknik
Sipil, mereka rutin meluangkan waktu libur untuk menyelesaikan berkas seleksi.
Keberhasilan tim juga tidak luput dari bimbingan intensif dosen pendamping
serta mentor selama proses diskusi.
Meski
demikian, mereka menegaskan seluruh proses tetap dikerjakan secara bersama
sebagai satu tim dengan koordinasi yang saling mendukung.
“Kendala terbesar kami adalah membagi waktu. Kuliah
Teknik Sipil cukup padat dan banyak proyek desain yang harus diselesaikan.
Karena itu kami memanfaatkan waktu-waktu tertentu untuk fokus menyusun
proposal,” kata Aulia Rahma, salah satu anggota tim.
Seluruh rangkaian pengujian material dan riset lanjutan
direncanakan bertempat di lingkungan kampus. Pihak tim memilih lokasi tersebut
karena fasilitas laboratorium internal dinilai mumpuni dan memudahkan akomodasi
data. Tim berharap produk akhir riset ini dapat memberikan dampak nyata bagi
industri konstruksi serta masyarakat luas. Keberhasilan lolos pendanaan menjadi
kebanggaan tersendiri bagi tim.
“Tentu kami sangat senang dan bangga karena usaha kami
tidak sia-sia. Semoga penelitian ini bisa memberikan manfaat bagi dunia
pendidikan, khususnya mahasiswa Teknik Sipil, serta menjadi inovasi material
beton yang lebih ramah lingkungan,” ungkap mereka.
Saat ini tim tengah mempersiapkan tahapan penelitian dan
pengujian material beton di laboratorium kampus. Mereka berharap penelitian
tersebut tidak hanya berhenti pada pendanaan PKM, tetapi juga dapat
dikembangkan lebih lanjut hingga ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS).
Jurnalis : Dina Safira – 3A D4 Bahasa Inggris
untuk KBP
Editor : Rahma Aurella – 3A D4 Bahasa
Inggris untuk KBP
