Risgo
Aprildo Munthe dan Tema Jisekhi Hulu menunjukkan medali usai meraih juara 1
Debat Bahasa Indonesia PKTOS 2026 di Politeknik Negeri Padang, Rabu (6 Mei /2026).
Foto:
Risgo Aprildo Munthe
CREWPERS.ID – Dua mahasiswa
Politeknik Negeri Padang (PNP), Risgo Aprildo Munthe dari D3 Teknik Sipil dan
Tema Jisekhi Hulu dari Administrasi Niaga, berhasil meraih juara pertama dalam
lomba Debat Bahasa Indonesia pada PKTOS 2026. Kompetisi yang
diselenggarakan oleh UKM Bahasa PNP ini berlangsung pada Rabu, 6 Mei 2026, di
Gedung E Politeknik Negeri Padang.
Kemenangan tersebut diraih setelah
melewati beberapa ronde debat dengan sistem British Parliamentary (BP). Sistem
ini menuntut peserta mampu menyusun argumen, membaca arah debat, dan
mempertahankan posisi tim di hadapan tiga dewan juri. Salah satu momen krusial
yang membawa mereka menuju podium juara adalah saat berhadapan dengan mosi
mengenai kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Tema Jisekhi Hulu mengaku momen
kemenangan terasa berharga karena melalui proses yang cukup panjang.
“Tentunya sangat senang pada saat
diumumkan sebagai juara satu pemenang lomba debat. Momen ini sangat spesial
karena setelah melewati tahap yang panjang hingga akhirnya diumumkan sebagai
pemenang,” ujarnya.
Risgo Aprildo Munthe menjelaskan
bahwa mereka menghindari gaya berbicara yang sekadar retoris. Sebaliknya, tim
bernama “Ikan Teri” ini mengedepankan penjelasan sebab-akibat dari posisi yang
mereka ambil.
“Feedback juri yang paling
kami ingat adalah pentingnya memperdalam analisis. Kami tidak hanya
menyampaikan argumen, tetapi mencoba menjelaskan sebab-akibat, dampak, dan
kelemahan posisi lawan,” katanya.
Kekuatan tim ini terletak pada pembagian
tugas. Salah satu anggota fokus membangun kerangka argumen dan strategi debat,
sementara anggota lainnya memperkuat penyampaian serta membalas argumen lawan.
Mereka menilai kekuatan tim muncul karena kemampuan saling melengkapi.
Risgo mengungkapkan mereka mulai
percaya memiliki peluang besar untuk menjadi juara saat berhasil menjalani
salah satu ronde dengan sangat baik. Pada ronde tersebut, tim mereka merasa
mampu membangun argumen yang tidak hanya menjawab mosi, tetapi juga membongkar
kelemahan lawan. Salah satunya saat membahas mosi AI. Untuk mosi ini, mereka
tidak hanya bicara teknologi secara umum, tetapi membedah dampak terhadap
keadilan akses dan dunia pendidikan.
Kesuksesan ini juga tidak lepas
dari dukungan penuh anggota UKM Bahasa PNP. Selama persiapan, para senior
membantu mereka memahami format debat BP yang kompleks serta menjalani latihan
intensif.
Meski berhasil menjadi juara,
keduanya berkomitmen untuk terus mengasah kemampuan dan berbagi ilmu kepada
anggota UKM lainnya agar regenerasi prestasi di bidang debat tetap terjaga.
Penulis :
Indah Simatupang – 3A D4 Bahasa Inggris untuk KBP
Editor : Rahma Aurella – 3A D4 Bahasa
Inggris untuk KBP
