Seorang perempuan menggunakan maskara pada bulu
matanya. Penggunaan kosmetik mata yang tidak higienis dapat meningkatkan risiko
iritasi dan infeksi pada area mata.
Foto: Ilustrasi (Pinterest)
CREWPERS.ID — Penggunaan maskara kini sudah menjadi bagian dari
aktivitas sehari-hari bagi banyak perempuan, terutama remaja dan mahasiswa.
Maskara dianggap mampu membuat penampilan mata terlihat lebih menarik dan bulu
mata tampak lentik. Namun, di balik manfaatnya untuk mempercantik diri,
penggunaan maskara yang tidak higienis dapat menyebabkan gangguan kesehatan
mata, salah satunya bintitan.
Bintitan merupakan benjolan kecil yang muncul di kelopak
mata akibat infeksi bakteri. Kondisi ini biasanya ditandai dengan mata merah,
bengkak, terasa nyeri, dan terkadang mengeluarkan air mata berlebihan.
Penggunaan maskara secara berlebihan serta jarang membersihkan area mata
menjadi salah satu penyebab yang sering terjadi.
Banyak pengguna makeup yang masih menggunakan maskara dalam
jangka waktu lama tanpa memperhatikan kebersihannya. Padahal, produk kosmetik
yang sudah terlalu lama dipakai dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri.
Selain itu, kebiasaan tidur tanpa membersihkan makeup juga dapat membuat sisa
maskara menumpuk di sekitar mata dan memicu iritasi.
Salah seorang mahasiswi, Atika Febrianti(20), mengaku
pernah mengalami bintitan setelah memakai maskara hampir setiap hari. Ia
mengaku jarang mengganti produk makeup miliknya karena merasa maskara tersebut
masih bisa digunakan.
“Awalnya mata terasa gatal dan agak bengkak. Saya pikir
cuma kurang tidur, ternyata lama-lama muncul benjolan kecil di kelopak mata dan
rasanya sakit,” ujarnya.
Pengalaman serupa juga dialami oleh Yola Puspita(20),
seorang mahasiswi akhir yang sering berbagi alat makeup dengan teman-temannya.
Setelah beberapa hari memakai maskara secara bergantian, matanya mulai terasa
perih dan membengkak.
“Saya sering pinjam maskara teman karena lebih praktis.
Setelah kena bintitan, sekarang jadi lebih hati-hati dan tidak mau berbagi
makeup lagi,” katanya.
Selain faktor kebersihan produk, penggunaan makeup saat mata sedang
mengalami iritasi juga dapat memperburuk kondisi. Banyak orang tetap memaksakan
penggunaan kosmetik demi menjaga penampilan, padahal kondisi tersebut dapat
mempercepat infeksi dan memperlama proses penyembuhan.
Para ahli kesehatan juga menyarankan agar pengguna kosmetik
memperhatikan masa kedaluwarsa produk. Maskara umumnya hanya aman digunakan
selama tiga hingga enam bulan setelah dibuka. Jika tekstur mulai menggumpal
atau menimbulkan bau tidak biasa, produk sebaiknya segera diganti untuk
mencegah risiko kontaminasi bakteri.
Meski bukan penyakit berbahaya, bintitan dapat mengganggu aktivitas
sehari-hari. Rasa nyeri, sulit berkedip, hingga pembengkakan pada kelopak mata
sering kali menurunkan rasa percaya diri seseorang, terutama saat harus
berinteraksi di lingkungan kampus atau tempat kerja. Karena itu, masyarakat
diimbau untuk lebih memperhatikan kebersihan alat makeup dengan rutin
membersihkannya, tidak menggunakan maskara melebihi masa kedaluwarsa, serta
menghindari kebiasaan berbagi kosmetik dengan orang lain. Membersihkan wajah
sebelum tidur juga menjadi langkah sederhana namun penting untuk menjaga
kesehatan mata.
Masyarakat diimbau untuk lebih memperhatikan kebersihan alat makeup
dengan rutin membersihkannya, tidak menggunakan maskara melebihi masa
kedaluwarsa, serta menghindari kebiasaan berbagi kosmetik dengan orang lain.
Membersihkan wajah sebelum tidur juga menjadi langkah sederhana namun penting
untuk menjaga kesehatan mata.
Penggunaan kosmetik yang aman dan higienis tidak hanya menjaga
penampilan tetap maksimal, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap
kesehatan mata agar terhindar dari risiko infeksi seperti bintitan.
Edukasi mengenai penggunaan kosmetik yang sehat juga perlu terus
disosialisasikan, terutama kepada kalangan remaja yang mulai aktif menggunakan
produk kecantikan. Kesadaran untuk memeriksa kebersihan aplikator, membaca
petunjuk pemakaian, serta memahami masa simpan produk menjadi langkah penting
dalam mencegah gangguan kesehatan mata. Dengan kebiasaan sederhana tersebut,
pengguna tidak hanya tampil percaya diri, tetapi juga dapat menjaga kesehatan
mata dalam jangka panjang agar tetap nyaman beraktivitas setiap hari.
Jurnalis : Dinda Yulia – 3A Bahasa Inggris
untuk KBP
Editor : Lega Ariski – 3B Bahasa Inggris
untuk KBP
