![]() |
Bunga
telang yang menjadi bahan utama pembuatan teh herbal di Kebun IDeOrganik, Desa
Wisata Guranjhil, Padang Pariaman, Kamis (14/5/26).
|
Foto:
Najwa Yusya Permata |
CREWPERS.ID — Warna biru alami yang cantik
dari seduhan bunga telang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang
datang ke Desa Wisata Guranjhil, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Minuman herbal ini kini mulai dikenal sebagai salah satu kuliner unik yang
tidak hanya menarik untuk dicoba, tetapi juga memberikan pengalaman baru bagi
para pengunjung yang datang berkunjung.
Di
balik minuman berwarna biru tersebut, terdapat sosok Indra Dewi, A.Md.Par.,
founder Kebun IDeOrganik. Melalui kebun yang dikelolanya, ia mengembangkan
berbagai tanaman herbal, salah satunya bunga telang yang kemudian diolah
menjadi teh siap seduh.
Berlokasi
di Jl. Raya Padang Lubuk Basung km.77 Nagari Guguak Kuranji Hilir (Guranjhil),
Padang Pariaman, Kebun IDeOrganik menghadirkan teh bunga telang yang dibuat
dari bunga pilihan dan dikeringkan secara alami di ruangan tertutup sebelum
dikemas.
“Kami
ingin menghadirkan minuman yang alami, sederhana, tetapi tetap menarik untuk
dinikmati masyarakat. Selain itu, mengandung beragam manfaat juga,”
ujar Indra Dewi, A.Md.Par.
Cara
penyajiannya pun cukup mudah. Bunga telang kering hanya perlu diseduh
menggunakan air panas hingga menghasilkan warna biru khas. Agar lebih nikmat,
minuman ini biasanya dicampur dengan madu, gula, ataupun perasan lemon yang
dapat mengubah warna minuman menjadi keunguan.
Produk
teh bunga telang dari Kebun IDeOrganik dikemas dengan berat 10 gram dan dijual
seharga Rp10.000 di luar ongkos kirim. Selain masyarakat sekitar, produk ini
juga mulai menarik perhatian mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi seperti
Politeknik Negeri Padang, Universitas Negeri Padang, dan Universitas Andalas
yang datang untuk melihat langsung proses pengolahannya.
Menurut
Najwa Yusya Permata (19), mahasiswi Politeknik Negeri Padang, pengalaman mencoba
membuat minuman tersebut di rumah, rasa teh bunga telang cenderung ringan jika
disajikan tanpa tambahan pemanis.
“Rasanya
tawar karena aku bikin rebusannya tanpa dikasih pemanis tambahan,” ujarnya.
Kehadiran
teh bunga telang di Desa Wisata Guranjhil tidak hanya menambah ragam kuliner
lokal, tetapi juga menjadi pengalaman menarik bagi pengunjung yang ingin
mencoba minuman herbal dengan tampilan unik dan proses pengolahan alami.
Penulis : Habibah – 3B D4 Bahasa
Inggris untuk KBP
Editor :
Divia Putri Zen – 3B D4 Bahasa Inggris untuk KBP
