Gali Ide Lewat Diskusi Kampus, Mahasiswa PNP Sabet Penghargaan Essay Nasional

 

Tim mahasiswa Politeknik Negeri Padang usai menerima penghargaan pada kegiatan Reward Mahasiswa Berprestasi Jurusan Administrasi Niaga di Politeknik Negeri Padang, 20 Mei 2026. Foto: Tema Jisekhi Hulu.

CREWPERS.ID – Tiga mahasiswa Politeknik Negeri Padang, yakni Salsabila Elfitri, Risgo Aprildo Munthe, dan Tema Jisekhi Hulu berhasil meraih Juara Harapan dalam ajang Essay Competition Level Up 4.0 yang diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis Sistem Informasi Universitas Jambi ke-13. Kompetisi berskala nasional tersebut diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis Sistem Informasi Universitas Jambi ke-13.

Pengumuman juara dan pemberian hadiah tingkat nasional telah berlangsung pada 14 Mei 2026 lalu. Atas capaian tersebut, apresiasi kembali diberikan oleh internal kampus melalui Reward Mahasiswa Berprestasi Jurusan Administrasi Niaga PNP pada 20 Mei 2026.

Kompetisi tahun ini mengangkat tema "Leveling Up Knowledge: Peran Generasi Muda dalam Menghadapi Era Industri 4.0". Tim asal Kota Padang itu mengaku tertarik mengikuti lomba karena ingin mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kepenulisan, serta menguji gagasan yang mereka miliki pada tingkat nasional.

“Kami tertarik karena lomba ini bukan hanya soal menang, tapi juga ruang untuk menguji ide dan kemampuan berpikir kritis. Tema yang diangkat cukup relevan dengan perkembangan teknologi dan pendidikan saat ini, sehingga kami merasa ini kesempatan untuk belajar sekaligus menunjukkan gagasan yang kami miliki,” ujar Risgo Aprildo Munthe, salah satu anggota tim.

Hal serupa juga disampaikan oleh anggota lain, Tema Jisekhi Hulu. Ia mengatakan kompetisi tersebut menjadi wadah untuk menyalurkan ide sekaligus menambah pengalaman akademik.

“Kami tertarik mengikuti lomba “Essay Competition Level Up 4.0” karena ingin mengembangkan kemampuan menulis, berpikir kritis, dan mencoba menyalurkan ide yang kami miliki melalui karya ilmiah. Selain itu, lomba ini juga menjadi kesempatan bagi kami untuk menambah pengalaman dan relasi,” katanya.

Proses pembentukan tim ini tergolong organik. Berawal dari diskusi rutin di lingkungan kampus terkait kepenulisan, kompetisi akademik, hingga isu masa depan yang berkaitan dengan bidang yang mereka minati, ketiganya kemudian sepakat untuk berkolaborasi dalam satu tim.

Selama penyusunan essay hingga persiapan presentasi final, mereka membagi tugas berdasarkan kemampuan masing-masing. Pembagian kerja dimulai dari riset data, penulisan draf, desain presentasi, hingga latihan public speaking. Tantangan terbesar yang dihadapi tim adalah menyatukan isi kepala, mencari referensi yang valid, dan menyiasati waktu di antara kesibukan kuliah serta organisasi.

Proses pembentukan tim berawal dari diskusi rutin mereka terkait kepenulisan, kompetisi akademik, hingga isu masa depan yang berkaitan dengan bidang yang mereka minati. Dari diskusi tersebut, mereka sepakat membentuk tim dan mengikuti kompetisi bersama.

Selama penyusunan essay hingga persiapan presentasi final, mereka membagi tugas berdasarkan kemampuan masing-masing, mulai dari riset, penulisan, desain presentasi, hingga latihan public speaking. Tantangan terbesar yang dihadapi ialah menyatukan ide, mencari referensi yang tepat, dan menyesuaikan jadwal di tengah aktivitas kuliah serta organisasi.

Pencapaian ini menjadi pemantik semangat baru bagi mereka untuk terus produktif menghasilkan karya di kemudian hari.

“Kami merasa sangat senang dan bersyukur ketika diumumkan meraih juara harapan. Walaupun belum menjadi juara utama, pencapaian ini tetap menjadi kebanggaan bagi kami karena usaha dan kerja keras kami berhasil diapresiasi,” tutup Tema.

 





Penulis            : Indah Simatupang – 3A D4 Bahasa Inggris untuk KBP

Editor             : Rahma Aurella – 3A D4 Bahasa Inggris untuk KBP


 


Previous Post Next Post