Bosan Diremehkan Kurus: 3 Kunci Konsisten Workout di Rumah Sampai Berat Badan Naik

 

Ilustrasi gaya hidup sehat yang mencakup olahraga, pola makan bergizi, dan istirahat cukup sebagai penunjang kebugaran tubuh.

Foto: Pinterest

CREWPERS.ID – Olahraga kini menjadi salah satu cara yang banyak dipilih untuk menjaga kesehatan sekaligus membentuk tubuh ideal. Bagi sebagian orang yang memiliki tubuh kurus, workout juga menjadi solusi untuk menaikkan berat badan secara sehat melalui pembentukan massa otot dan penerapan pola hidup yang lebih teratur.

Workout di rumah semakin diminati karena dinilai lebih praktis dan tidak memerlukan biaya tambahan seperti membership gym. Dengan latihan yang dilakukan secara konsisten, pola makan yang terjaga, serta waktu istirahat yang cukup, olahraga di rumah tetap dapat memberikan hasil yang signifikan bagi kebugaran dan pembentukan tubuh.

Dilansir dari FitHub, workout bukan hanya bermanfaat untuk meningkatkan kekuatan otot, tetapi juga membantu memperkuat tulang. Latihan beban secara rutin dapat meningkatkan kepadatan tulang dan mengurangi risiko osteoporosis sehingga kesehatan tubuh dapat terjaga dalam jangka panjang.

Manfaat tersebut dirasakan oleh Raditya Alviqri (21), mahasiswa Politeknik Negeri Padang. Sebelum mulai berolahraga, Raditya mengaku sering merasa kurang percaya diri karena memiliki tubuh yang sangat kurus. Kondisi tersebut bahkan membuatnya kerap menerima komentar yang tidak menyenangkan dari lingkungan sekitar.

Berangkat dari pengalaman itu, Raditya mulai menekuni workout di rumah. Ia memilih berlatih secara mandiri karena lebih fleksibel dan dapat disesuaikan dengan jadwal kuliah maupun aktivitas sehari-hari. Meski tidak menggunakan peralatan yang lengkap, ia tetap berusaha menjalani latihan secara rutin.

Menurut Raditya, konsistensi menjadi tantangan terbesar bagi siapa pun yang ingin memulai olahraga. Namun, ia memiliki tiga hal yang selalu dipegang agar tetap disiplin menjalani workout selama bertahun-tahun.

Kunci pertama adalah memiliki tujuan yang kuat. Bagi Raditya, keinginan untuk mengubah kondisi tubuhnya menjadi motivasi utama yang membuatnya tetap bertahan. Saat rasa malas datang, ia selalu mengingat alasan mengapa dirinya memulai perjalanan tersebut.

Kunci kedua adalah menjalani workout secara bertahap. Raditya menilai banyak pemula yang terlalu memaksakan diri di awal sehingga akhirnya berhenti di tengah jalan. Menurutnya, olahraga tidak harus dilakukan setiap hari. Latihan dua kali seminggu sudah cukup untuk membangun kebiasaan dan menjaga konsistensi.

Ia sendiri memulai dengan gerakan dasar seperti push-up dan pull-up yang dapat dilakukan tanpa alat mahal. Seiring waktu, intensitas latihan kemudian ditingkatkan sesuai kemampuan tubuh.

Selain latihan, Raditya menilai pola makan dan pola hidup sehat menjadi faktor yang paling berpengaruh terhadap kenaikan berat badan. Karena itu, ia memperhatikan asupan protein dan kalori yang dikonsumsi setiap hari.

Ia membiasakan diri mengonsumsi makanan tinggi protein, seperti telur rebus, serta menambahkan alpukat sebagai sumber kalori sehat. Raditya juga rutin minum susu sebelum tidur dan menjaga waktu istirahat sekitar pukul 22.00 hingga 23.00 agar proses pemulihan otot berjalan lebih optimal.

Sementara itu, Dion Hasri (21), mahasiswa Universitas Ekasakti yang juga merupakan sahabat Raditya sejak masa SMA, menjadi salah satu saksi perjalanan tersebut. Dion mengatakan Raditya sudah menunjukkan komitmen untuk hidup lebih sehat sejak masih bersekolah.

“Dia memang punya keinginan kuat buat berubah. Dari dulu dia sering bilang nggak mau terus-terusan kelihatan kurus, jadi itu yang bikin dia tetap konsisten workout sampai sekarang,” ujar Dion.

Kini, setelah beberapa tahun menjalani workout secara rutin, Raditya tetap mempertahankan kebiasaan tersebut sebagai bagian dari gaya hidupnya. Ia berharap pengalamannya dapat menjadi motivasi bagi orang lain yang sedang berusaha meningkatkan rasa percaya diri dan kesehatan tubuh.

“Buat kamu yang dulu kurus, ayo tegakkan kepalamu. Suatu saat nanti kamu akan lebih bernilai daripada orang di luar sana,” tutupnya.

 

 



Penulis: Regina Putri – 3A D4 Bahasa Inggris untuk KBP

Editor: Lega Ariski - 3B D4 Bahasa Inggris untuk KBP

Previous Post Next Post