Aneka
makanan rebus seperti jagung, pisang, ubi, kentang, dan kacang tanah yang berlokasi
di Jajanan Sehat Aneka Kukusan Teta di Lubuk Begalung, Padang. Foto diambil
pada hari Jumat (3/4/26).
Foto:
Najwa Yusya Permata/Crewpers
CREWPERS.ID
- Meningkatnya
kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan mendorong munculnya
berbagai usaha kuliner sehat. Salah satunya adalah usaha makanan rebus milik
Elfi Gusnita yang berlokasi di Jalan Raya Lubuk Begalung, Kota Padang, tepatnya
di depan Kampus UPI. Usaha ini menawarkan berbagai jenis makanan rebus sebagai
pilihan bagi masyarakat yang ingin menikmati makanan sederhana namun tetap
sehat.
Pemilik usaha mengaku mulai berjualan karena melihat
tren makanan sehat yang semakin diminati masyarakat. Menurutnya, banyak orang
kini lebih memperhatikan pola makan dan memilih makanan yang dianggap lebih
baik untuk kesehatan. “Karena sekarang orang lagi ke makanan sehat, lagi viral
dan lebih sadar untuk kesehatan,” ujarnya.
Berbagai pilihan makanan tersedia di lapaknya, seperti
jagung, pisang, ubi, kacang tanah, kentang, telur, wortel, labu, dan beberapa
jenis umbi lainnya. Pelanggan dapat memilih serta mengombinasikan menu sesuai
selera. Harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau, yaitu Rp10.000 per porsi.
Sementara itu, harga satuan dipatok Rp2.000 per potong dan telur dijual seharga
Rp3.000 per butir.
Di antara berbagai menu yang tersedia, pisang, jagung,
dan ubi menjadi pilihan yang paling banyak diminati pelanggan. Sementara itu,
kentang, labu, dan wortel tetap disediakan meskipun jumlahnya tidak sebanyak
menu lainnya. “Kentang, labu, wortel, japan itu selalu ada tapi sedikit untuk
penambah, tapi tetap ada yang nanya,” jelas Elfi.
Bagi sebagian konsumen, makanan rebus memiliki
keunggulan dibandingkan makanan yang digoreng. Nadia Haifa Noviani (20)
mengatakan bahwa makanan rebus menjadi pilihan yang baik karena proses
pengolahannya lebih sederhana dan tidak menggunakan banyak minyak. Menurutnya,
hal tersebut membuat makanan rebus lebih sehat untuk dikonsumsi sehari-hari.
“Makanan yang direbus lebih sehat dibandingkan makanan
yang digoreng. Selain itu, bahan-bahannya juga mudah didapat karena banyak tersedia
siap saji,” ungkap Nadia.
Usaha makanan rebus ini mulai melayani pelanggan
setiap hari sejak pukul 06.30 WIB. Dengan harga yang terjangkau, pilihan menu
yang beragam, serta meningkatnya minat masyarakat terhadap pola hidup sehat,
usaha ini menjadi salah satu contoh bahwa tren hidup sehat dapat menjadi
peluang usaha yang menjanjikan di bidang kuliner.
Penulis :
Afra Fauziah— 3B D4 Bahasa Inggris KBP
Editor :
Divia Putri Zen — 3B D4 Bahasa Inggris KBP
