Ayam Pop Padang, Gurihnya Beda dan Rahasianya Ada di Cara Masaknya

Foto: YouTube Devina Hermawan



Ayam pop adalah salah satu menu khas rumah makan Minang yang tidak pernah sepi peminat. Meskipun tampilannya sederhana, rasanya justru membuat banyak orang ketagihan. Hidangan ini menjadi andalan rumah makan Padang karena tampilan dan rasanya yang berbeda dibandingkan ayam goreng pada umumnya.

Jika dilihat sekilas, ayam pop memang tampak sederhana tanpa warna kecokelatan atau tekstur super renyah yang menarik perhatian, seperti ayam goreng pada umumnya. Namun, di situlah letak daya tariknya. Ayam pop memiliki rasa gurih yang meresap hingga ke dalam, dengan tekstur daging yang empuk saat digigit.

Dikutip dari artikel Liputan6 yang berjudul “Resep Ayam Pop Padang yang Gurih dan Empuk, Simak Tips Rahasianya”, rahasia utama ayam pop terletak pada teknik memasaknya yang berbeda dari olahan ayam lainnya. Ayam tidak langsung digoreng, tetapi dimasak terlebih dahulu dengan berbagai bumbu hingga benar-benar matang dan meresap.

Dalam proses ini, ayam dimasak bersama bumbu seperti bawang putih, jahe, serai, daun salam, dan daun jeruk. Keunikan lainnnya terletak pada air yang digunakan untuk memasaknya bukan air biasa, tetapi air kelapa. Menurut sumber tersebut, memasak menggunakan air kelapa menambahkan rasa gurih yang alami sekaligus membantu membuat tekstur ayam jadi lebih empuk.

Proses memasak ayam biasanya dilakukan hingga air menyusut dan bumbu meresap sempurna ke dalam daging. Setelah bumbu menyerap sempurna, ayam digoreng sebentar.

Teknik menggoreng ayam pop ini juga menjadi salah satu kunci penting. Ayam digoreng dengan waktu singkat, tidak sampai kering atau berubah warna. Tujuannya hanya untuk memberikan sedikit lapisan luar tanpa menghilangkan kelembutan dagingnya. Hal ini membuat warna ayam tetap putih pucat, berbeda dengan ayam goreng biasa.

Selain itu, pemilihan jenis ayam juga berpengaruh terhadap hasil akhir. Jenis ayam yang digunakan adalah ayam kampung atau ayam pejantan agar teksturnya lebih pas, tidak terlalu lembek, tetapi tetap empuk.

Ayam pop biasanya disajikan dengan sambal merah khas yang memiliki rasa pedas segar. Sambal tersebut dibuat dari cabai merah, bawang merah, bawang putih, dan tomat. Menariknya, ada juga yang menambahkan sedikit air rebusan ayam ke dalam sambal agar rasanya lebih gurih.

Penyajian ayam pop juga biasanya dilengkapi dengan daun singkong rebus dan nasi putih hangat. Kombinasi ini menciptakan keseimbangan rasa gurih dari ayam, pedas dari sambal, serta kesegaran dari sayuran.

Meskipun terlihat sederhana, ternyata ayam pop punya teknik memasak yang cukup rinci. Mulai dari pemilihan bahan, proses ungkep, sampai cara menggoreng, semuanya harus diperhatikan. Jika tidak diperhatikan dengan baik, misalnya menggoreng ayam terlalu lama, ayam bisa berubah warna dan teksturnya menjadi kering.

Bagi yang ingin mencoba membuatnya di rumah, ayam pop sebenarnya cukup mudah diolah. Dengan mengikuti langkah-langkah yang tepat seperti yang dijelaskan sebelumnya, hasilnya dapat menyerupai sajian di rumah makan Padang.

Dengan keunikan rasa dan teknik memasaknya, ayam pop tidak sekadar menjadi makanan biasa, tetapi juga bagian dari kekayaan kuliner Indonesia. Hidangan ini tetap populer dan menjadi salah satu warisan kuliner khas Sumatera Barat. Keberadaan hidangan ini juga menunjukkan bagaimana tradisi memasak masyarakat Minang terus bertahan dan berkembang hingga kini.

Jadi, jika ingin menikmati olahan ayam dengan sensasi berbeda, ayam pop bisa menjadi pilihan yang tepat. Rasanya ringan, gurih adalah warisan kuliner asli asal Sumatera Barat.

 



Jenis Berita     : Feature 

Penulis            : Sri Ratu Julhan Halim– 3B D4 Bahasa Inggris untuk KBP

Editor              : Divia Putri Zen – 3B D4 Bahasa Inggris untuk KBP
 

Previous Post Next Post