Solok Selatan, Sumatera Barat - Peyek
menjadi camilan khas yang selalu tersedia saat lebaran di daerah ini. Camilan
ini menjadi isian toples yang tidak pernah ketinggalan. Hampir setiap rumah
membuat peyek ketika lebaran, sehingga mudah ditemui di daerah ini. Peyek
disajikan kepada keluarga maupun tamu yang datang bersilaturahmi.
Peyek merupakan camilan yang memiliki
rasa asin dan gurih. Selain dimakan sebagai camilan, peyek juga cocok dijadikan
lauk. Tekstur renyahnya menambah kelezatan makanan, terutama ketika disajikan
bersama hidangan berkuah seperti sate dan mi.
Peyek telah lama menjadi bagian dari
tradisi kuliner masyarakat setempat. Hal ini diungkapkan oleh Annisa (25), yang
menyebut pembuatan peyek sudah menjadi kebiasaan di setiap rumah. “Pembuatan
peyek sudah menjadi tradisi di setiap rumah di Solok Selatan, dan tidak hanya
ada saat Lebaran, tetapi juga dibuat pada hari-hari biasa,” ujarnya. Selain
menjadi isian toples saat lebaran, tetapi juga camilan yang sering hadir di
keseharian masyarakat.
Bahan peyek cukup sederhana dan mudah
ditemukan. Umumnya, peyek dibuat dari tepung beras dan tepung tapioka yang
dipadukan dengan irisan daun jeruk, telur, santan kelapa, serta sedikit air
kapur sirih. Kacang tanah menjadi pelengkap utama, sementara bumbu halusnya
terdiri dari bawang merah, bawang putih, dan garam. Campuran bahan-bahan ini
menghasilkan rasa gurih sekaligus tekstur yang renyah setelah digoreng.
Varian peyek di Solok Selatan juga
beragam. Selain peyek kacang tanah yang menjadi pilihan klasik, Varian peyek di
Solok Selatan juga beragam. Selain peyek kacang tanah sebagai pilihan klasik,
terdapat peyek rebon dengan cita rasa udang kecil, serta peyek ikan yang
memberikan variasi rasa. Kehadiran berbagai varian ini semakin menambah daya
tarik camilan tradisional tersebut.
Kini peyek tidak
hanya dibuat di rumah, tetapi juga dijual di warung dan pasar. Banyak pelaku
UMKM yang memproduksi peyek, sehingga camilan ini semakin mudah dijumpai dan
dinikmati kapan saja. Kehadiran UMKM membuat peyek semakin melekat sebagai ciri
khas kuliner masyarakat Solok Selatan.
Jenis Berita : Softnews
Penulis :
Afra Fauziah – 3B D4 Bahasa Inggris untuk KBP
Editor :
Divia Putri Zen – 3B D4 Bahasa Inggris untuk KBP
