Kisah Kamini Bertahan dengan Usaha Molen di Pasar Baru

Stan molen milik Kamini di kawasan Pasar Baru, Cupak Tangah, Pauh, Padang, Kamis (09 April 2026).

Foto: Crewpers



CREWPERS.ID Di Jalan Pasar Baru, Cupak Tangah, Pauh, Padang, masih banyak dijumpai jajanan sederhana yang digemari mahasiswa. Salah satunya adalah molen, yang dijual di area stan UMKM yang dikenal sebagai “Sendik” oleh mahasiswa Universitas Andalas (UNAND) dan Politeknik Negeri Padang (PNP).

Molen merupakan camilan berbahan dasar pisang yang dibungkus adonan pastri, kemudian digoreng hingga renyah. Jajanan ini merupakan variasi dari pisang goreng, dengan tampilan dan tekstur yang berbeda.

Jajanan ini dijual oleh Kamini (65), yang mulai berusaha sejak tahun 2023. Ia membuka usaha kecil secara mandiri dengan sebuah stan khusus molen di kawasan tersebut. Selain molen, Kamini juga menyediakan nasi goreng, nasi uduk, dan pecel ayam di warung sederhana yang berada tak jauh dari stan molen.

Setiap hari, Kamini membuka warungnya setelah subuh untuk menyediakan berbagai makanan berat. Stan molennya mulai buka pukul 07.30 WIB. Ia menutup seluruh dagangannya setelah semua makanan habis terjual.

Menurut Kamini, usahanya dulu sempat ramai, terutama saat banyak mahasiswa yang membeli. Namun sekarang, pembelinya tidak sebanyak dulu. “Dulu memang ramai, sekarang paling tinggal seperempatnya saja,” ujarnya.

Harga molen yang ditawarkan cukup terjangkau. Pembeli biasanya berbelanja dengan kisaran Rp5.000 hingga Rp30.000. Meski tidak besar, hasil penjualan tersebut tetap membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dalam perjalanannya, usaha ini juga pernah mengalami cobaan. Kamini menuturkan bahwa dua gerobaknya hanyut saat banjir, sehingga ia harus memulai kembali dari awal. Modal awal yang dikeluarkan untuk membuka usaha ini sekitar Rp7 juta, termasuk untuk membeli gerobak dan bahan.

Saat ini, Kamini belum berencana membuka cabang baru. Ia memilih menjalankan usahanya sendiri. “Tidak ada rencana menambah cabang, saya sudah tua dan mengurusnya sendiri,” tambahnya.

Bagi mahasiswa, molen mungkin hanya jajanan biasa. Namun bagi Kamini, usaha ini menjadi sumber penghidupan yang terus ia jalani setiap hari.




Jenis Berita     : Softnews

Penulis            : Habibah – 3B D4 Bahasa Inggris untuk KBP

Editor              : Divia Putri Zen – 3B D4 Bahasa Inggris untuk KBP

 

Previous Post Next Post