Meski tidak banyak tampil
di ruang publik, ada peran lain
yang bekerja senyap
namun menentukan arah. Majelis Perwakilan MahasiswBEMa (MPM) memiliki peran penting dalam struktur organisasi
kemahasiswaan di Politeknik Negeri Padang. MPM berfungsi sebagai
lembaga yang merumuskan kebijakan sekaligus mengawasi jalannya organisasi
mahasiswa di kampus.
Dalam praktiknya,
MPM kerap diibaratkan sebagai
lembaga legislatif dalam pemerintahan, sementara Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) berperan sebagai pelaksana program. Setiap
kebijakan yang dijalankan telah melalui proses pembahasan di MPM.
“MPM itu seperti pengambil keputusan dan pengawas. Apa yang dijalankan BEM
sebelumnya sudah melalui proses di MPM,” ucap Ayudia (23), salah satu anggota MPM Politeknik Negeri
Padang, periode 2024-2025.
Selain merumuskan keputusan, MPM juga menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan
program kerja organisasi
mahasiswa. Peran ini memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai dengan kesepakatan bersama.
Dalam penyaluran aspirasi, mahasiswa umumnya menyampaikan aspirasi melalui BEM, sebelum diteruskan ke MPM untuk dibahas lebih
lanjut. Sementara itu, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)
dapat menyampaikan aspirasi secara
langsung kepada MPM. Melalui mekanisme tersebut, berbagai aspirasi
dan persoalan mahasiswa dihimpun
untuk kemudian disampaikan dalam
forum formal.
Di dalam organisasi, MPM menekankan pentingnya sikap netral. Setiap anggota
dituntut untuk mengedepankan kepentingan bersama di atas
kepentingan kelompok tertentu.
Keterwakilan dari berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa dalam
struktur MPM menjadi upaya untuk memastikan setiap
aspirasi dapat terakomodasi.
MPM Politeknik Negeri Padang memiliki masa kepengurusan yang
beragam karena keanggotaannya yang bersifat dinamis, seiring dengan kemungkinan
anggota kembali ke unit kegiatan mahasiswa masing-masing sesuai kebutuhan
organisasi.
Meski tidak selalu menjadi
sorotan, peran
MPM tetap krusial dalam menjaga keseimbangan organisasi mahasiswa. Melalui
fungsi perumusan kebijakan dan pengawasan, MPM berkontribusi memastikan setiap keputusan yang diambil selaras dengan
kebutuhan mahasiswa.
Jenis berita : Soft News
Jurnalis : Najmi Amalia – 3A D4 Bahasa Inggris
untuk KBP
Editor : Rahma Aurella – 3A D4 Bahasa
Inggris untuk KBP
