![]() |
Warga
Kota Padang memadati jalur Car Free Day di Jalan Rasuna Said, Padang, Minggu
(17 Mei 2026).
|
Foto: Yessa Rahmanelvi / Crewpers |
CREWPERS.ID — Kegiatan Car Free Day (CFD) di Kota Padang, Minggu
(17/5/2026), berlangsung ramai dan tertib hingga pukul 10.00 WIB. Kegiatan
rutin ini menjadi ruang publik bagi masyarakat untuk meningkatkan aktivitas
fisik dan menerapkan gaya hidup sehat sejak pagi hari.
Rute CFD
dimulai dari Simpang Masjid Raya Sumatera Barat di Jalan Rasuna Said hingga
Simpang Kandang, kawasan Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
(Disdukcapil) Kota Padang. Sepanjang jalur tersebut, kendaraan bermotor
ditiadakan sehingga area sepenuhnya dimanfaatkan untuk aktivitas olahraga
masyarakat.
Sejak pukul
06.00 WIB, warga dari berbagai kelompok usia mulai memadati lokasi. Beragam
aktivitas dilakukan, mulai dari jalan santai, jogging, bersepeda, hingga
senam aerobik yang digelar secara mandiri maupun bersama komunitas kebugaran.
Suasana yang relatif sejuk pada pagi hari turut mendorong tingginya partisipasi
masyarakat.
Putri
Rahmanelvi (27), salah seorang pengunjung, menilai CFD memberikan kesempatan
bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu olahraga pada hari kerja.
“CFD ini
sangat membantu kami menjaga kebugaran tubuh. Di hari biasa, waktu olahraga
sering terbatas karena pekerjaan,” katanya saat
ditemui di lokasi, Minggu (17/5/2026). Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga
menjadi sarana olahraga keluarga yang lebih teratur.
Pengunjung
lainnya, Ririn Saputri (27), menilai CFD memberikan dampak positif terhadap
kebiasaan hidup sehat masyarakat secara lebih luas. Menurutnya, ruang publik
yang bebas kendaraan bermotor mendorong warga untuk lebih aktif bergerak dan
mengurangi gaya hidup sedentari.
“Dengan
adanya CFD, masyarakat jadi lebih terbiasa berolahraga. Ini penting untuk
menjaga kesehatan jangka panjang,” ujarnya.
Selain
meningkatkan aktivitas fisik, CFD juga dinilai membantu masyarakat mengurangi
stres dan meningkatkan kualitas kesehatan mental melalui aktivitas rekreasi
ringan di ruang terbuka. Hingga menjelang pukul 10.00 WIB, aktivitas warga
masih berlangsung meski berangsur berkurang. Sebagian masyarakat memilih
beristirahat di tepi jalur sebelum meninggalkan lokasi.
Jurnalis :
Yessa Rahmanelvi — 3A D4 Bahasa Inggris untuk KBP
Editor : Lega
Ariski — 3B D4 Bahasa Inggris untuk KBP
