Suasana Lomba Cedas Cermat UKMB PNP di Gedung E103, Selasa 5 Mei 2026
dok: Najwa
Chairunnisa Putri
CREWPERS.ID - Keberhasilan Dessy Junaidi dan Yoesep Saputra meraih juara pertama dalam Lomba Cerdas Cermat UKM Bahasa Politeknik Negeri Padang di PKTOS Genap 2026 menjadi pengalaman berharga bagi keduanya. Kompetisi yang berlangsung di Gedung E103 PNP pada Selasa, 5 Mei 2026 lalu menjadi ajang pertama yang mereka ikuti bersama sebagai satu tim.
Meski
mengaku sempat merasa gugup selama perlombaan berlangsung, keduanya berhasil
menunjukkan kerja sama yang solid hingga keluar sebagai pemenang. Kekompakan
menjadi faktor utama yang membantu mereka menghadapi setiap sesi lomba dan
menyisihkan enam tim kompetitor lainnya dari berbagai jurusan.
“Jujur
deg-degan, enggak nyangka banget bisa juara satu,” ujar Dessy
menceritakan pengalamannya mengikuti perlombaan.
Sebelum
lomba dimulai, Dessy dan Yoesep melakukan berbagai persiapan sederhana dengan
mencari prediksi materi melalui internet serta pemanfaatan teknologi kecerdasan
buatan (AI). Saat kompetisi berlangsung, pembagian
peran yang matang menjadi kunci mereka dalam menjawab rentetan soal seputar listening,
reading, hingga pengetahuan budaya Inggris dan Jepang.
Menurut
Yoesep Saputra sebagai tim, keberhasilan mereka tidak lepas dari pembagian peran
yang seimbang, Yoesep mengungkapkan bahwa
dalam tim, ia bertugas membaca soal secara cepat sementara Dessy bertindak
sebagai penulis jawaban. Mereka
berkoordinasi untuk mempertimbangkan
keputusan akhir bersama.
“Kalau
kerja sama dalam tim biasanya kami langsung diskusi cepat dan mempertimbangkan
jawabannya bareng-bareng. Mungkin chemistry kami juga jadi alasan
kenapa bisa unggul,” ungkapnya.
Chemistry tersebut juga terlihat saat perlombaan berlangsung.
Dessy lebih banyak membantu pada soal budaya Inggris, sementara Yoesep unggul
dalam materi budaya Jepang. Menariknya,
mereka juga sempat mengalami momen lucu yang membuat peserta lain dan panitia
ikut tertawa. Saat sesi budaya Inggris, Yoesep secara spontan menjawab “toga”
untuk pertanyaan mengenai nama topi wisuda di Inggris.
Penanggung
Jawab LCC UKM Bahasa 2026, Najwa Chairunnisa Putri, mengapresiasi kualitas
wawasan budaya dan semangat kompetitif yang ditunjukkan oleh seluruh peserta
tahun ini. Sesi rebutan poin diakui menjadi momen paling dinamis yang
menghidupkan atmosfer kompetisi.
Kemenangan
ini menjadi pemantik rasa percaya diri bagi Dessy dan Yoesep. Mereka berharap
pencapaian ini dapat memotivasi mahasiswa PNP lainnya agar tidak ragu dalam
menguji dan mengembangkan potensi diri melalui kompetisi-kompetisi akademik
maupun nonakademik di lingkungan kampus.
Penulis :
Najmi Amalia – 3A D4 Bahasa Inggris untuk KBP
Editor : Rahma
Aurella – 3A D4 Bahasa Inggris untuk KBP
CREWPERS.ID - Keberhasilan
Dessy Junaidi dan Yoesep Saputra meraih juara pertama dalam Lomba Cerdas Cermat
UKM Bahasa Politeknik Negeri Padang di PKTOS Genap
2026 menjadi pengalaman berharga bagi keduanya. Kompetisi yang
berlangsung di Gedung E103 PNP pada Selasa, 5 Mei 2026 lalu
menjadi ajang pertama yang mereka ikuti bersama sebagai
satu tim.
Meski
mengaku sempat merasa gugup selama perlombaan berlangsung, keduanya berhasil
menunjukkan kerja sama yang solid hingga keluar sebagai pemenang. Kekompakan
menjadi faktor utama yang membantu mereka menghadapi setiap sesi lomba dan
menyisihkan enam tim kompetitor lainnya dari berbagai jurusan.
“Jujur
deg-degan, enggak nyangka banget bisa juara satu,” ujar Dessy
menceritakan pengalamannya mengikuti perlombaan.
Sebelum
lomba dimulai, Dessy dan Yoesep melakukan berbagai persiapan sederhana dengan
mencari prediksi materi melalui internet serta pemanfaatan teknologi kecerdasan
buatan (AI). Saat kompetisi berlangsung, pembagian
peran yang matang menjadi kunci mereka dalam menjawab rentetan soal seputar listening,
reading, hingga pengetahuan budaya Inggris dan Jepang.
Menurut
Yoesep Saputra sebagai tim, keberhasilan mereka tidak lepas dari pembagian peran
yang seimbang, Yoesep mengungkapkan bahwa
dalam tim, ia bertugas membaca soal secara cepat sementara Dessy bertindak
sebagai penulis jawaban. Mereka
berkoordinasi untuk mempertimbangkan
keputusan akhir bersama.
“Kalau
kerja sama dalam tim biasanya kami langsung diskusi cepat dan mempertimbangkan
jawabannya bareng-bareng. Mungkin chemistry kami juga jadi alasan
kenapa bisa unggul,” ungkapnya.
Chemistry tersebut juga terlihat saat perlombaan berlangsung.
Dessy lebih banyak membantu pada soal budaya Inggris, sementara Yoesep unggul
dalam materi budaya Jepang. Menariknya,
mereka juga sempat mengalami momen lucu yang membuat peserta lain dan panitia
ikut tertawa. Saat sesi budaya Inggris, Yoesep secara spontan menjawab “toga”
untuk pertanyaan mengenai nama topi wisuda di Inggris.
Penanggung
Jawab LCC UKM Bahasa 2026, Najwa Chairunnisa Putri, mengapresiasi kualitas
wawasan budaya dan semangat kompetitif yang ditunjukkan oleh seluruh peserta
tahun ini. Sesi rebutan poin diakui menjadi momen paling dinamis yang
menghidupkan atmosfer kompetisi.
Kemenangan
ini menjadi pemantik rasa percaya diri bagi Dessy dan Yoesep. Mereka berharap
pencapaian ini dapat memotivasi mahasiswa PNP lainnya agar tidak ragu dalam
menguji dan mengembangkan potensi diri melalui kompetisi-kompetisi akademik
maupun nonakademik di lingkungan kampus.
Jenis
Berita : Soft News – Pendidikan
Penulis :
Najmi Amalia – 3A D4 Bahasa Inggris untuk KBP
Editor : Rahma
Aurella – 3A D4 Bahasa Inggris untuk KBP
