Lomba Cerdas Cermat Entrepreneur HIPMI Politeknik Negeri
Padang di Gedung PKM PNP, Kamis (7 Mei 2026).
Foto: Siti Helvira.
CREWPERS.ID
- Kemampuan berwirausaha semakin dibutuhkan generasi muda
di tengah perkembangan dunia digital dan persaingan kerja.
Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Politeknik
Negeri Padang (PNP) menggelar Lomba Cerdas Cermat Entrepreneur di Gedung PKM
PNP pada Kamis, 7 Mei 2026 lalu sebagai upaya menghadirkan ruang belajar yang edukatif sekaligus
kompetitif bagi mahasiswa untuk mengenal dunia kewirausahaan lebih dekat.
Melalui kompetisi ini, panitia berupaya menguji sekaligus memperluas pemahaman
peserta mengenai konsep ekonomi, manajemen bisnis, strategi pemasaran, hingga
regulasi UMKM.
Perlombaan
tahun ini mengangkat tema “Pengetahuan Kewirausahaan Umum”. Materi kompetisi
berfokus pada tantangan era modern, di mana keterampilan entrepreneurship
kini menjadi kebutuhan dasar generasi muda. Peserta yang terlibat merupakan
mahasiswa aktif dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Kota Padang tanpa ada
batasan tingkat semester.
Ketua
Umum HIPMI PT PNP, Azidan Aulia, menyatakan bahwa kompetisi ini penting untuk melatih
pola pikir kritis dan kepemimpinan mahasiswa. Langkah ini diharapkan mampu
mendorong peserta agar lebih berani menciptakan peluang usaha secara mandiri.
“Menurut
saya, kemampuan entrepreneurship sangat penting bagi generasi muda
karena dapat melatih kreativitas, kemampuan berpikir kritis, kepemimpinan,
serta membantu menciptakan lapangan pekerjaan di masa depan,” ujarnya.
Teknis
perlombaan ini menggunakan sistem eliminasi yang ketat. Dalam satu sesi,
terdapat 4 kelompok yang bertanding secara langsung untuk memperebutkan 1
posisi ke babak berikutnya. Adapun sistem penilaian dari dewan juri didasarkan
pada ketepatan jawaban, kecepatan merespons, serta kemampuan peserta dalam
menyelesaikan soal-soal kasus kewirausahaan.
Siti
Helvira,
selaku salah satu penanggung jawab LCC tersebut, menambahkan bahwa pemanfaatan media digital oleh generasi muda saat
ini menjadi momentum tepat untuk mengasah jiwa bisnis. Kompetisi ini diarahkan
agar mahasiswa bisa memanfaatkan media sosial dan e-commerce sebagai
sarana produktif.
“Lomba
ini bukan cuma soal menang atau kalah, tapi wadah untuk belajar, berkembang,
dan menambah pengalaman. Selagi ada kesempatan kenapa tidak?” kata Siti.
Sebagai
langkah ke depan, panitia mengantongi beberapa catatan evaluasi, termasuk
strategi dalam meningkatkan antusiasme peserta. HIPMI PT PNP berharap kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan
sebagai agenda rutin dengan cakupan peserta yang lebih luas.
Lomba ini juga direncanakan dapat menjangkau mahasiswa
tingkat Sumatera Barat guna memperluas minat generasi muda terhadap
kewirausahaan.
Jurnalis : Najmi Amalia – 3A D4 Bahasa Inggris
untuk KBP
Editor : Rahma Aurella – 3A D4 Bahasa
Inggris untuk KBP
