![]() |
Lapangan Imam Bonjol, Kota Padang, tampak
ramai dipadati remaja dan pelajar yang berolahraga dan latihan sepak bola pada
sore hari, Jumat (12/6/2026).
|
Foto: Aflah Nadirah Amnelia / Crewpers |
CREWPERS.ID – Lapangan
Imam Bonjol di Padang menjadi salah satu tempat olahraga favorit bagi
masyarakat, khususnya remaja yang rutin berlatih sepak bola. Berlokasi di pusat
kota, lapangan ini selalu ramai dikunjungi pada pagi hingga sore hari oleh
warga yang ingin berolahraga dan menjaga kebugaran. Selain sepak bola, banyak
juga pengunjung yang melakukan aktivitas jogging dengan mengitari area lapangan
sebagai bagian dari rutinitas olahraga mereka.
Salah satu pengunjung rutin, Dayat (14), mengaku hampir
setiap sore datang ke Lapangan Imam Bonjol untuk berlatih sepak bola bersama
teman-temannya. Menurutnya, suasana yang ramai membuat kegiatan latihan menjadi
lebih menyenangkan dan memotivasi dirinya untuk terus berolahraga.
“Hampir tiap sore latihan sepak bola di sini sama
teman-teman. Tempatnya luas, gratis juga, jadi cocok buat latihan. Kalau
rame-rame gini jadi lebih semangat mainnya,” ujarnya.
Selain menjadi tempat berlatih, Lapangan Imam Bonjol
juga menjadi ruang berkumpul bagi para remaja yang memiliki hobi yang sama.
Banyaknya pemain yang datang setiap hari membuat mereka bisa saling
berinteraksi dan mengasah kemampuan bermain.
Hal serupa disampaikan oleh Daffa (15), yang juga rutin
berlatih sepak bola di lapangan tersebut. Ia biasanya datang dua hingga tiga
kali dalam seminggu untuk menjaga kondisi fisik sekaligus meningkatkan
kemampuan bermain.
“Saya suka latihan di sini karena banyak tim dan
komunitas yang main. Jadi kita bisa coba lawan yang berbeda-beda dan kemampuan
main juga jadi lebih berkembang,” katanya.
Keberadaan Lapangan Imam Bonjol sebagai ruang olahraga
publik memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama kalangan remaja yang ingin
mengisi waktu luang dengan kegiatan positif. Para pengunjung berharap fasilitas
yang ada dapat terus dirawat dan ditingkatkan agar semakin nyaman digunakan
untuk berolahraga.
Jurnalis: Aflah Nadirah
Amnelia – 3A D4 Bahasa Inggris KBP
Editor: Regina Putri – 3A
D4 Bahasa Inggris KBP
