Langkah Pariaman Bangun Generasi Religius Lewat Taragak Basuo Ramadan

Foto: Facebook Media Center Kominfo Kota Pariaman



Semangat kebersamaan di bulan Ramadan terasa hangat dalam kegiatan taragak basuo yang digelar di Pondok Pesantren Ibnu Abbas, Kota Pariaman pada Senin (23/2/26). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dengan para pengurus dan santri, sekaligus memperkuat nilai keagamaan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Wali Kota Pariaman, Yota Balad, hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama jajaran pemerintah daerah dan disambut oleh pengurus pesantren, santri, serta masyarakat sekitar yang turut meramaikan suasana kebersamaan. Kehadiran ini menunjukkan dukungan terhadap peran pesantren sebagai lembaga pendidikan yang berkontribusi dalam membentuk karakter generasi muda.

Pemerintah daerah berupaya mempererat hubungan dengan kalangan pesantren serta membangun sinergi dalam penguatan pendidikan berbasis agama lewat momentum ini. Selain menjadi ajang temu kangen, taragak basuo juga dimanfaatkan sebagai ruang untuk menyampaikan pesan-pesan pembangunan, khususnya di bidang keagamaan dan kualitas sumber daya manusia.

Rangkaian kegiatan diisi dengan silaturahmi yang mempererat ukhuwah antara pemerintah dan lingkungan pesantren. Selain itu, Yota Balad menekankan pentingnya membangun generasi muda yang religius dan berakhlak mulia. Ia juga mendorong program “Satu Rumah Satu Hafiz” sebagai upaya meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di tengah masyarakat. Diskusi ringan turut berlangsung untuk membahas pentingnya sinergi pendidikan agama dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul di Kota Pariaman, dikutip dari Padek Jawa Pos.

“Kami berkomitmen mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui jalur pendidikan keagamaan. Para santri juga diharapkan tetap optimis dan tekun belajar demi menghadapi tantangan ke depan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, pengurus Pondok Pesantren Ibnu Abbas juga menyampaikan aspirasi terkait pengembangan kurikulum keagamaan di Kota Pariaman. Mereka menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan dari pemerintah dalam memperkuat peran pesantren sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mencetak generasi berilmu, tetapi juga berkarakter.

Kegiatan taragak basuo ini menjadi salah satu wujud nyata semangat kebersamaan di bulan Ramadan. Momentum ini diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial serta mendorong lahirnya generasi muda yang berdaya saing dan berlandaskan nilai religius di Kota Pariaman.

 

Jenis Berita     : Soft News 

Penulis             : Indah Simatupang – 3A D4 Bahasa Inggris untuk KBP

Editor              : Rahma Aurella – 3A D4 Bahasa Inggris untuk KBP



Previous Post Next Post