Pelari Sumbar Iqbal Saputra Siap Uji Performa di Tokyo Marathon 2026

 

sumber : rangkiangsumbar.com

Atlet maraton Sumatera Barat, Iqbal Saputra, akan berpartisipasi dalam ajang lari bergengsi dunia, Tokyo Maraton, yang diadakan di Tokyo, Jepang. Iqbal, pelari kelahiran 1999 asal Sawahlunto yang kini mewakili Kota Padang, pernah mencatat waktu 2 jam 28 menit 08 detik saat mengikuti Sydney Maraton. Catatan tersebut menjadi motivasi baginya untuk memperbaiki waktu tempuh saat berlaga di Tokyo.

Ia menjadikan ajang ini sebagai kesempatan untuk mengevaluasi performa dan meningkatkan catatan waktunya di nomor maraton 42,195 kilometer. Tokyo Maraton merupakan salah satu seri World Maraton Majors yang diikuti pelari-pelari elite dari berbagai negara. Bagi Iqbal, ajang tersebut bukan hanya soal hasil akhir, melainkan bagian dari proses peningkatan performa menuju target jangka panjang dalam kariernya.

Menjelang keberangkatan, ia menargetkan perbaikan personal best dengan torehan waktu yang lebih kompetitif. Selain Iqbal, Indonesia juga diwakili oleh pelari nasional Agus Prayogo serta dua atlet dari tim ASICS. Meskipun peluang untuk meraih podium tidak mudah, Iqbal Saputra menegaskan bahwa prioritasnya adalah memperbaiki performa pribadi. Ia juga memanfaatkan ajang ini sebagai sarana evaluasi dalam persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional 2028.

Dalam keikutsertaannya, Iqbal mendapat dukungan dari Pocari Sweat serta dikenal sebagai brand ambassador ASICS dan Pocari Sweat. Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan motivasi sekaligus membantu menunjang kesiapan Iqbal untuk bersaing di ajang internasional.

Sementara itu, pelatih Iqbal, Andri, menilai keikutsertaan dalam Tokyo Maraton merupakan langkah strategis dalam proses pembinaan atlet. Ia menilai pengalaman berlaga di ajang kelas dunia sangat penting untuk membentuk mental bertanding, mengasah strategi lomba, serta meningkatkan daya tahan atlet menghadapi ketatnya persaingan. Dikutip dari Langgam.id, “Target realistis kami adalah memperbaiki catatan waktu. Jika bisa mendekati atau bahkan menembus di bawah 2 jam 27 menit, itu sudah menjadi progres yang sangat baik. Ajang ini sekaligus menjadi evaluasi program latihan menuju PON 2028,” ujar Andri.

Sebagai atlet yang dibina oleh Kota Padang dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat, Iqbal diharapkan mampu membawa nama daerahnya berprestasi di berbagai kompetisi, baik di dalam maupun luar negeri. Penampilannya di Tokyo Maraton juga menjadi ujian penting bagi pelari jarak maraton tersebut. Ia menargetkan peningkatan personal best, sementara hasil lomba di Jepang akan menjadi tolok ukur kesiapan menghadapi agenda olahraga nasional empat tahunan yang akan datang.





Jurnalis: Salsabila Khalisah 3A D4 Bahasa Inggris untuk KBP

Editor: Regina Putri 3A D4 Bahasa Inggris untuk KBP


Previous Post Next Post