![]() |
Hidangan ayam pecak di Pondok Baselo, Jl. DR. Moh. Hatta,
Pasar Baru, Cupak Tangah, Pauh, Kota Padang, 8 April 2026.
| Sumber : Delivia/Crewpers |
CREWPERS.ID
– Ayam
pecak merupakan salah satu kuliner khas Nusantara yang terkenal dengan rasa
yang pedas dan juga gurih. Hidangan ini umumnya berupa ayam goreng atau ayam
bakar yang disiram sambal pecak dari campuran cabai, bawang, dan rempah-rempah.
Rasa sambalnya yang kuat dan menggugah selera membuat makanan ini digemari oleh
pecinta kuliner, terutama penggemar makanan pedas.
Dalam
beberapa tahun terakhir, minat masyarakat terhadap kuliner tradisional semakin
meningkat. Banyak tempat makan mulai menghadirkan menu khas dengan cita rasa
autentik. Di lingkungan kampus, hidangan seperti ayam pecak menjadi favorit
mahasiswa karena rasanya yang enak dan harga yang terjangkau.
Salah
satu tempat makan yang populer di kalangan mahasiswa, khususnya yang berkuliah
di Universitas Andalas (UNAND) dan Politeknik Negeri Padang (PNP) adalah Pondok
Baselo. Tempat makan ini berlokasi di Kapalo Koto, tepatnya di Pasar Baru,
Padang. Saat jam makan siang, tempat ini sering ramai dikunjungi mahasiswa yang
ingin menikmati hidangan di tengah perkuliahan.
Pondok
Baselo menjadikan ayam pecak sebagai menu unggulan yang selalu diminati oleh
pengunjung. Ayam ini disajikan dengan tekstur yang empuk dan bumbu yang meresap
hingga ke dalam daging. Sambal pecak disini terkenal dengan rasanya yang cukup
pedas, namun tetap seimbang dengan rasa gurih yang dihasilkan dari campuran
rempah-rempah. Perpaduan ini menciptakan rasa yang kuat dan membuat siapa pun
ketagihan saat mencicipinya.
Selain
rasanya yang enak, harga yang tarjangkau juga menjadi salah satu daya tarik
tempat makan ini. Dengan harga tiga belas ribu per porsi, pelanggan sudah
mendapatkan nasi, ayam, dan sambal pecak. Porsi yang disajikan cukup banyak,
sehingga banyak mahasiswa yang menjadi pelanggan makanan ini. Harga yang
ekonomis ini menjadikan Pondok Baselo sebagai pilihan yang tepat bagi mahasiswa
yang ingin makan enak dan mengenyangkan tanpa harus mengeluarkan uang yang
banyak.
Tidak
hanya dari segi rasa dan harga, suasana Pondok Baselo juga menjadi daya tarik
tersendiri. Tempat ini mengusung konsep makan dengan duduk di lantai atau yang
dikenal dengan istilah “baselo”. Suasana santai dan akrab membuat pengunjung
nyaman saat menikmati hidangan.
Keramaian
Pondok Baselo tidak hanya karena makanannya yang lezat, tetapi juga suasananya
yang mendukung kebersamaan. Pada jam makan siang, tempat ini hampir selalu
dipenuhi mahasiswa yang datang untuk makan dan beristirahat sejenak dari
aktivitas kuliah.
Sarah
Nurisma (21), mahasiswa Politeknik Negeri Padang (PNP), sering membeli ayam
pecak di tempat tersebut. Ia mengatakan sangat menyukai cita rasa dan porsi
yang ditawarkan, sehingga makanan ini menjadi pilihan utama saat makan siang.
“Ayam pecak ini benar-benar enak dan porsinya juga banyak. Aku sering beli
sepulang kuliah untuk makan siang,” ujarnya.
Nurul
Syakinah (21), mahasiswa Universitas Andalas (UNAND), menuturkan bahwa kualitas
rasa ayam pecak di Pondok Baselo tidak pernah mengecewakan. “Ayamnya enak,
bumbunya meresap, dan cabenya pedas menggugah selera,” katanya.
Ia
juga menambahkan bahwa suasana tempat makan tersebut nyaman dan santai. “Aku
sering ke sini bareng teman-teman kampus,” ujar Nurul. Pernyataan para
pelanggan ini memperkuat bahwa ayam pecak di Pondok Baselo memiliki kualitas
yang baik di mata konsumen.
Dengan
rasa yang enak, harga terjangkau, porsi yang banyak, dan suasana yang nyaman,
tidak heran jika Pondok Baselo menjadi salah satu destinasi kuliner favorit
mahasiswa di kawasan Pasar Baru Unand. Ayam pecak di tempat ini tidak hanya
mengenyangkan, tetapi juga memberikan pengalaman makan yang menyenangkan.
Penulis : Delivia – 3B D4 Bahasa Inggris untuk KBP
Editor : Divia Putri Zen – 3B D4 Bahasa Inggris untuk KBP
