![]() |
| Muhammad Nabil Asyura mengheningkan
cipta di lapangan saat upacara pembukaan Piala Dunia U-17 2023 di Stadion Utama
Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat , 10 November 2023. |
Foto: Dok. Muhammad Nabil Asyura
CREWPERS.ID
- Muhammad
Nabil Asyura lahir pada 2 Juli 2006 dan dikenal sebagai salah satu pesepak bola
muda Indonesia yang menunjukkan perkembangan pesat sejak usia dini. Ia memiliki
naluri mencetak gol yang tinggi serta kemampuan menyerang yang tajam. Saat ini,
Nabil tercatat sebagai pemain PSP Padang dan pernah menjadi bagian dari Tim
Nasional Indonesia U-16.
Ketertarikan
Nabil terhadap sepak bola sudah muncul sejak ia masih duduk di bangku sekolah
dasar. Ia mulai mengasah bakatnya dengan bergabung di Sekolah Sepak Bola (SSB)
Arafah Payakumbuh. Di sana, ia mendapatkan dasar teknik bermain sepak bola,
mulai dari penguasaan bola, dribel, hingga penyelesaian akhir. Selain itu, ia
juga dikenal sebagai pemain yang rajin berlatih di luar jadwal resmi, sehingga
kemampuannya berkembang lebih cepat dibandingkan pemain seusianya.
Karier
junior Nabil dimulai ketika ia bergabung dengan Gasliko, klub asal Kabupaten
Lima Puluh Kota yang berkompetisi di Liga 3 Sumatera Barat. Bersama Gasliko, ia
tampil di ajang Piala Soeratin U-15 Sumatera Barat. Penampilannya mulai menarik
perhatian karena kontribusinya di lini depan, terutama dalam mencetak gol dan
membuka ruang bagi rekan setim. Ia dikenal sebagai pemain yang tidak hanya
menunggu peluang, tetapi aktif menciptakan peluang melalui pergerakan tanpa
bola.
Perjalanan
kariernya semakin menanjak ketika ia bergabung dengan PSP Padang untuk
mengikuti ajang nasional Piala Soeratin 2021/2022. Dalam turnamen tersebut,
Nabil tampil sangat impresif dengan mencetak sembilan gol dan berhasil meraih
gelar sebagai pencetak gol terbanyak. Prestasi tersebut menjadi bukti
kualitasnya sebagai penyerang muda yang produktif. Tidak hanya itu,
kontribusinya juga membantu PSP Padang meraih posisi juara ketiga dalam kompetisi
tersebut, sekaligus mengangkat nama klub di tingkat nasional.
Keberhasilan
di Piala Soeratin membuka jalan bagi Nabil untuk masuk ke Pusat Pendidikan dan
Latihan Pelajar Sumatera Barat (PPLP Sumbar), sebuah lembaga pembinaan atlet
berbakat. Di sini, ia mendapatkan pelatihan yang lebih terstruktur dan
profesional, baik dari segi fisik, teknik, maupun mental. Ia juga mulai
memahami pentingnya taktik permainan, kerja sama tim, serta konsistensi
performa dalam setiap pertandingan. Lingkungan kompetitif di PPLP semakin
mengasah kemampuannya sebagai pemain muda yang siap bersaing di level lebih
tinggi.
Performa
gemilangnya membuat Nabil terpilih memperkuat Tim Nasional Indonesia U-17 dalam
ajang Piala Dunia U-17 2023. Dalam turnamen tersebut, ia tampil menonjol dengan
mencetak empat gol. Tiga gol di antaranya ia cetak saat menghadapi Singapura
dalam kemenangan telak 9-0, sementara satu gol lainnya dicetak pada laga
penting melawan Vietnam yang berakhir dengan skor 2-1. Ia juga menempati posisi
kedua dalam daftar pencetak gol terbanyak, hanya terpaut satu gol dari Tontawan
Puntamunee. Penampilannya yang konsisten membuatnya menjadi salah satu
pemain kunci dalam skema permainan tim.
Foto: Instagram
@nblasyra27
Selain
berkarier di dunia sepak bola, Nabil kini juga mengabdikan diri sebagai anggota
Tentara Nasional Indonesia di satuan Polisi Militer. Peran ini menunjukkan
komitmennya tidak hanya sebagai atlet, tetapi juga sebagai abdi negara. Ia
berusaha menyeimbangkan antara tanggung jawab sebagai prajurit dengan konsistensinya
dalam menjaga performa di lapangan hijau. Disiplin militer yang ia jalani turut
membentuk karakter yang lebih kuat, tangguh, dan bertanggung jawab.
Dengan
usia yang masih muda, Muhammad Nabil Asyura memiliki potensi besar untuk terus
berkembang. Disiplin, kerja keras, serta pengalaman di level nasional menjadi
modal penting baginya untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Ke depan, ia
diharapkan mampu menembus tim senior Tim Nasional Indonesia dan membawa nama
Indonesia bersaing di kancah internasional. Sosoknya kini tidak hanya menjadi
harapan di dunia sepak bola, tetapi juga inspirasi bagi generasi muda untuk
terus berjuang meraih mimpi sekaligus mengabdi kepada bangsa dan negara.
Jurnalis: Salsabila Khalisah –
3A D4 Bahasa Inggris untuk KBP
Editor: Regina Putri – 3A D4
Bahasa Inggris untuk KBP

