Terminal Kantin Disulap Jadi Surga Kuliner Malam Padang Panjang

Suasana pasar kuliner Padang Panjang di Jalan Abu Hanifah, Guguk Malintang, yang ramai dikunjungi masyarakat pada malam hari, 2 April 2026.

Foto: Almer Farel Ghifari / Crewpers



CREWPERS.ID - Udara sejuk khas Kota Padang Panjang, Sumatera Barat berpadu dengan aroma masakan yang mengepul dari deretan tenant di kawasan Jalan Abu Hanifah, Guguk Malintang. Bekas Terminal Kantin kini telah bertransformasi menjadi kawasan wisata kuliner malam yang ramai dikunjungi masyarakat.

 

Deretan lapak pedagang berjejer rapi menawarkan berbagai pilihan kuliner, mulai dari hidangan khas Minangkabau hingga makanan kekinian yang diminati anak muda. Perpaduan tersebut menjadikan kawasan ini sebagai tempat yang mampu menjangkau berbagai kalangan.

 

Kawasan ini mulai beroperasi sejak pukul 16.00 WIB hingga sekitar pukul 02.00 WIB. Suasana paling ramai biasanya terjadi pada malam akhir pekan, ketika pengunjung dari dalam maupun luar kota memadati kawasan tersebut.

 

Selain ragam kuliner, udara sejuk khas Padang Panjang menjadi daya tarik tersendiri. Kondisi ini membuat pengunjung merasa nyaman untuk bersantai dalam waktu yang cukup lama. Harga makanan yang ditawarkan juga relatif terjangkau, sehingga dapat dinikmati oleh berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga keluarga.

 

Salah satu pengunjung, Dilla Yulia (23), mahasiswi UIN Mahmud Yunus Batusangkar, mengaku sering mengunjungi kawasan tersebut bersama teman-temannya. “Tempat ini nyaman untuk berkumpul karena suasananya ramai dan pilihan makanannya beragam. Saya biasanya datang setelah Maghrib, terutama saat akhir pekan,” ujarnya di Padang Panjang, 2 April 2026.

 

Hal serupa disampaikan oleh Buk Helmadevita (45), warga Kota Padang, yang datang bersama keluarga. “Kami sering mampir ke sini saat dalam perjalanan. Anak-anak juga menyukai suasana di sini karena banyak pilihan makanan dan tempatnya nyaman,” katanya.

 

Kehadiran berbagai kalangan pengunjung menjadikan kawasan ini tidak hanya sebagai tempat makan, tetapi juga ruang sosial bagi masyarakat. Pengunjung dapat berkumpul, berbincang, dan menikmati suasana malam yang hangat di tengah udara yang sejuk.

 

Transformasi Terminal Kantin menjadi pasar kuliner menjadi bukti bahwa ruang publik dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan ekonomi lokal sekaligus menciptakan ruang interaksi sosial yang hidup di tengah masyarakat.

 

 

Jenis berita : Soft News

Jurnalis : 3A - Karina Maharani - D4 Bahasa Inggris untuk Komunikasi dan Bisnis Profesional

Editor : 3B- Muhammad Ridwan Arifin - D4 Bahasa Inggris untuk Komunikasi dan Bisnis Profesional

 

 

Previous Post Next Post