Dari Teknik Mesin ke Kuliner, Alumni PNP Kini Punya Dua Cabang Usaha Pecel Lele

Suasana warung Pecel Lele Wong Solo Mbak Atik milik Rakeen Cabang Pasar Baru, Padang, Rabu (15 April 2026).

Foto: Crewpers


CREWPERS.ID Bagi mahasiswa, tempat makan yang enak dan terjangkau selalu menjadi incaran sehari-hari. Dari situ, muncul usaha warung makan sederhana yang kini mulai berkembang.

Rakeen Aryoseto (25 tahun), lulusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Padang angkatan 2020 yang memilih terjun ke dunia kuliner setelah lulus. Ia mengumpulkan modal terlebih dahulu sebelum memulai usaha.

Dengan modal sekitar Rp80 juta, ia buka usaha pertamanya di Lubuk Begalung saat pandemi Covid-19 sekitar tahun 2020–2021. Awalnya, usaha tersebut hanya warung ampera biasa, lalu perlahan berkembang dengan menambah berbagai menu dan berganti nama menjadi Warung Pecel Lele Wong Solo Mbak.

“Kalau ingin kaya, ya buat usaha. Karena, kalau kerja sama orang itu tidak seenak punya usaha sendiri. Lebih enakan sendiri” ujar Rakeen.

Kini, usahanya sudah berkembang dan menjadi dua cabang. Cabang pertama berlokasi di Lubuk Begalung, tepatnya di kawasan kampus Universitas Putra Indonesia (UPI) YPTK Padang. Cabang kedua berlokasi di simpang Pasar Baru, sudah dibuka sejak Agustus 2025.

Menu yang ditawarkan cukup beragam, seperti pecel ayam, pecel lele, soto, nasi goreng, mi goreng, dan mi rebus. Pecel ayam menjadi menu yang paling banyak diminati. Ciri khasnya terletak pada tempe bacem, resep dari ibunya.

Konsistensi rasa menjadi alasan pelanggan kembali datang.

Seorang pelanggan, Melati (27), mengatakan sudah mencoba kedua cabang tersebut. “Sudah coba di kedua cabangnya, dan rasanya konsisten, enak. Ayam sama sambalnya juga enak,” ujarnya.

Dalam sehari, omzet usaha ini berkisar antara Rp2 juta hingga Rp4 juta rupiah. Rakeen juga pernah menerima pesanan hingga 200 porsi dalam satu waktu.

Untuk kebutuhan harian, ia menyiapkan sekitar 200 hingga 300 potong ayam, tergantung kondisi penjualan.

Meski sudah berkembang, Rakeen belum berencana menambah cabang dalam waktu dekat. Ia ingin fokus pada usaha yang ada saat ini.

Usaha ini buka dari pukul 11 siang hingga 10 malam. Warung ini menjadi salah satu pilihan tempat makan bagi mahasiswa dengan harga terjangkau.




Penulis            : Habibah – 3B D4 Bahasa Inggris untuk KBP

Editor              : Divia Putri Zen – 3B D4 Bahasa Inggris untuk KBP

 

Previous Post Next Post