Imral Usman Al Qhatani meraih Juara 3 Cabang Tilawah Putra
kategori Mumtaz pada MTQ Politeknik Nasional 2026
Foto: Dokumentasi panitia MTQ Politeknik Nasional 2026
CREWPERS.ID - Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Politeknik
Negeri Padang dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat politeknik
se-Indonesia. Prestasi tersebut diraih oleh Imral Usman Al Qhatani, mahasiswa
Program Studi D4 Perancangan Jalan dan Jembatan. Ia berhasil meraih juara 3
cabang tilawah pada Selasa, 14 April 2026.
Capaian ini menjadi bagian dari regenerasi peserta MTQ PNP,
setelah kampus sebelumnya juga meraih juara pada cabang tilawah putri. Di balik
capaian itu, proses pembinaan terhadap kader baru masih terus berjalan di
tengah berbagai tantangan.
“Perasaan saya meraih juara ini tentu sangat senang, karena
perlombaan ini adalah salah satu yang bergengsi dan bisa membanggakan nama
kampus serta orang tua,” ungkap Imral.
Keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan. Imral
menjelaskan bahwa proses persiapan yang dilakukan tidak hanya melalui latihan
menjelang lomba, tetapi juga melalui proses yang telah dijalani sejak
tahun-tahun sebelumnya, termasuk pengalaman mengikuti kompetisi serupa.
Selama persiapan, Imral mengaku tantangan terbesar yang dihadapi
adalah menjaga kualitas suara agar tetap stabil. Kondisi ini mengharuskannya
lebih disiplin dalam menjaga pola makan serta kebiasaan sehari-hari agar
kualitas suara tetap terjaga selama latihan.
Ia mengatakan keyakinan bahwa setiap usaha akan berbanding dengan hasil menjadi hal yang membuatnya tetap semangat selama proses latihan. Menurutnya, disiplin dan konsistensi menjadi bagian penting dalam upaya meraih hasil yang lebih baik.
Di balik kesuksesan tersebut, peran pembimbing juga memiliki
kontribusi yang besar. Deni Wahyuni, S.Pd.I., M.A., sebagai dosen pembimbing,
menjelaskan bahwa proses pembinaan dimulai dari tahap pencarian dan seleksi
mahasiswa yang memiliki potensi. Setelah peserta terpilih, fokus latihan
disesuaikan dengan cabang yang diikuti. Pada cabang tilawah, latihan
menitikberatkan pada irama, sementara pada cabang hafalan, peserta difokuskan
pada konsistensi muraja’ah. Selain itu, pihak kampus juga menghadirkan
pelatih dari luar untuk membantu meningkatkan kemampuan peserta.
Menurut Deni, tantangan pembinaan justru tidak hanya saat latihan,
namun juga upaya mencari mahasiswa yang siap mengikuti kompetisi. Banyak
mahasiswa yang sebenarnya memiliki kemampuan, namun belum siap secara mental
untuk mengikuti lomba.
Selain kemampuan teknis, Deni menilai keberhasilan di bidang MTQ
juga tidak lepas dari sikap peserta. Ia menilai bahwa sikap rendah hati atau tawaduk
menjadi hal penting dalam proses pembinaan maupun saat mengikuti kompetisi.
Kompetisi ini diikuti peserta dari berbagai politeknik
se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Tanah Laut, Kalimantan
Selatan secara daring. Sebelum babak final yang berlangsung pada 13 April 2026,
peserta terlebih dahulu mengikuti tahap penyisihan melalui rekaman, sementara
pengumuman pemenang pada 14 April 2026. Capaian tersebut menambah catatan
prestasi PNP pada ajang MTQ tingkat politeknik.
Jenis
Berita : Soft news
Penulis : Ivana Anindya Mulkan – 3B D4
Bahasa Inggris untuk KBP
Editor : Rahma Aurella – 3A D4 Bahasa
Inggris untuk KBP
