Pola Aktivitas dan Istirahat yang Tidak Seimbang Picu Keluhan Kesehatan Mahasiswa Semester 6

Seorang Jurnalis sedang mewawancarai narasumber di lingkungan Politeknik Negeri Padang terkait kesehatan selama semester 6.

Foto: Meliza / Crewpers



CREWPERS.ID – Sejumlah mahasiswa semester 6 di Politeknik Negeri Padang mengaku mulai mengalami beberapa keluhan kesehatan di tengah meningkatnya aktivitas akademik pada pertengahan semester. Kondisi tersebut umumnya muncul ketika pola istirahat, pola makan, dan keseimbangan aktivitas sehari-hari tidak terjaga dengan baik.

Fenomena ini juga dirasakan oleh mahasiswa di tengah semester, ketika aktivitas akademik mulai meningkat dan memerlukan pengelolaan waktu yang baik. Berbagai keluhan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga berhubungan dengan kesehatan mental yang perlu dijaga agar tetap seimbang.

Kondisi ini sejalan dengan penelitian Matthew P. Walker (2017) dalam bukunya Why We Sleep, yang menyebutkan bahwa kurang tidur dapat memengaruhi fungsi otak, termasuk menurunkan konsentrasi, memicu sakit kepala, dan meningkatkan kelelahan, terutama pada individu dengan aktivitas padat seperti mahasiswa.c

Regina Putri (21), mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris semester 6, mengatakan dirinya cukup sering mengalami sakit kepala di bagian belakang kepala hingga migrain. Ia menyebut kondisi tersebut terkadang muncul ketika tubuh mulai merasa lelah.

“Kadang sakit kepala sampai migrain, terutama di bagian belakang kepala. Tapi walaupun begitu, saya tetap berusaha menjalani kegiatan saya karena itu sudah menjadi tanggung jawab saya sebagai mahasiswa,” ujarnya.

Menurut Regina, menjaga keseimbangan antara aktivitas dan kondisi tubuh menjadi hal yang penting. Meski terkadang merasakan kelelahan, ia tetap berusaha mengatur waktu istirahat agar kondisinya tidak semakin menurun.

Keluhan yang hampir sama juga dirasakan oleh Sherlina Dwi Putri (20), mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris semester 6 di Politeknik Negeri Padang. Ia mengatakan daya tahan tubuhnya cenderung lebih sensitif terhadap kelelahan sehingga mudah merasa pusing dan sakit.

“Kalau saya capek sedikit saja biasanya langsung terasa, mulai dari sakit kepala, pusing, sampai tekanan darah rendah. Karena itu sekarang saya mencoba lebih banyak tidur dan mengurangi begadang supaya kondisi tubuh tetap terjaga,” katanya.

Sementara itu, Nasya Alya (21), mahasiswa Jurusan Bisnis Digital semester 6, juga mengaku sering merasakan pusing ketika kondisi tubuh dan pikiran mulai lelah. Untuk menjaga keseimbangan kesehatan, ia berusaha menambah waktu istirahat serta melakukan kegiatan yang dapat menenangkan pikiran.

“Kadang pusing juga karena banyak hal yang dipikirkan. Jadi saya biasanya menambah waktu istirahat dan sesekali melakukan healing seperti meditasi atau kegiatan santai supaya kesehatan mental tetap terjaga,” ujarnya.

Mahasiswa lainnya, Tika (21), dari Jurusan Usaha Perjalanan Wisata semester 6, mengatakan pernah mengalami gangguan pencernaan berupa asam lambung akibat pola makan yang tidak teratur serta kelelahan.

“Selama enam semester ini saya pernah mengalami asam lambung karena sering telat makan, kelelahan, dan stres. Sekarang saya mencoba menjaga kesehatan dengan tidak begadang, makan dan minum yang cukup, serta memastikan tubuh mendapatkan istirahat yang cukup,” jelasnya.

Pengalaman serupa juga disampaikan oleh Irma Mulyanti (21), mahasiswa D3 Teknik Elektro di Politeknik Negeri Padang. Ia mengatakan sering mengalami sakit kepala dan pusing akibat kurang tidur.

“Kadang kepala terasa pusing karena kurang tidur. Jadi sekarang saya mencoba mengatur waktu istirahat lebih baik dan mengurangi kebiasaan begadang supaya tubuh tidak terlalu lelah,” katanya.

Dari berbagai pengalaman mahasiswa tersebut, terlihat adanya pola keluhan yang hampir sama, seperti sakit kepala, pusing, kelelahan, serta gangguan pencernaan. Keluhan ini umumnya berkaitan dengan pola hidup yang kurang seimbang, seperti kurang tidur, kelelahan, pola makan yang tidak teratur, serta tekanan pikiran dalam kehidupan sehari-hari, yang menunjukkan pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas akademik dan kondisi fisik.

Menjaga keseimbangan antara aktivitas dan perawatan diri merupakan hal penting untuk mencegah munculnya berbagai keluhan kesehatan tersebut. Kebiasaan sederhana seperti menjaga jadwal tidur yang teratur, makan secara cukup dan seimbang, serta melakukan aktivitas relaksasi seperti olahraga ringan atau meditasi dapat membantu menjaga kesehatan fisik dan mental.

Dengan menerapkan kebiasaan hidup sehat, mahasiswa diharapkan mampu menjalani aktivitas sehari-hari dengan kondisi tubuh yang lebih stabil. Kesadaran untuk menjaga kesehatan menjadi hal penting agar mahasiswa tetap dapat menjaga kondisi tubuh di tengah padatnya aktivitas akademik.

 



Jenis Berita     : SoftNews 

Penulis            : Meliza – 3A D4 Bahasa Inggris KBP

Editor              : Delia Novitri Delin – 3A D4 Bahasa Inggris KBP

 

Previous Post Next Post