Semangkok Bakmie yang Bikin Nagih di Kota Padang

Hidangan bakmie di Semangkok Bakmie, Jalan Bandar Damar, Olo, Kota Padang, Minggu (19 April 2026).

Foto: Crewpers



CREWPERS.ID Di salah satu sudut Kota Padang, hidangan bakmie bisa menjadi pilihan sederhana saat lapar. Di kota yang terkenal dengan rendang dan gulai, bakmie justru jadi pilihan lain yang lebih ringan tapi tetap enak dan mengenyangkan.

Bakmi memang bukan makanan asli Minangkabau. Makanan ini awalnya dibawa oleh perantau Tionghoa, lalu berkembang dan menyesuaikan dengan selera masyarakat lokal. Sekarang, bakmi sudah menjadi makanan yang mudah ditemukan di banyak kota di Indonesia, termasuk Padang.

Di Padang sendiri, bakmi punya ciri khas tersendiri. Rasanya cenderung lebih kuat dan gurih. Ada yang disajikan dengan kuah hangat, ada juga yang kering dan dihidangkan dengan berbagai isian.

Beberapa tempat makan bakmi di Kota Padang juga sudah punya banyak pelanggan setia. Misalnya Semangkok Bakmie dengan mi pangsitnya yang lembut, atau misoa yang terkenal dengan rasanya yang lebih lembut dan kecil. Isinya juga beragam, mulai dari mi pangsit, misoa, bakso, katsu, dan berbagai topping lainnya.

Selain isi yang beragam, menu yang disediakan juga menarik minat pelanggan. Di sini ada 2 varian bakmi, ada varian chili oil dan ada varian garlic. Bagi pecinta pedas bisa menikmati varian chili oilnya, dan bagi pecinta kaldu dan rempah dominan bawang putih bisa menikmati varian garlic.

Sekarang, bakmi juga makin dikenal lewat media sosial. Banyak video makanan yang menampilkan hidangan dari Semangkok Bakmie dengan tampilan yang menggoda.

Salah satu pelanggan, Alhayyu Zahwa Novitri (21), mahasiswa Universitas Putra Indonesia (UPI) YPTK Padang, mengatakan bahwa bakmie ini enak dan harganya masih terjangkau. Ia mengaku sering membeli menu bakmi katsu komplit dengan harga terjangkau. “Menurut saya worth it banget, porsinya pas dan rasanya juga enak,” ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Alhayyu Zahra Novitri (21), mahasiswa Universitas Andalas (Unand). Ia mengaku lebih suka varian pedas. “Pedasnya enak, bikin nagih,” katanya.

Sementara itu, Tri Zahwa Marlin (21), mahasiswa Universitas Putra Indonesia (UPI) YPTK Padang, mengatakan bahwa tidak hanya bakmienya yang enak, minumannya juga menarik. “Di sini ada es teller yang creamy banget, enak,” ujarnya.

Semangkok Bakmie berlokasi di Jalan Bandar Damar No. 6–4, Olo, Padang, dan buka setiap hari Senin sampai Sabtu mulai pukul 12.00 siang hingga pukul 21.30 malam.

Semangkok Bakmie banyak dikenal dari media sosial yang diunggah oleh konten kreator dan pelanggan di Kota Padang. Dulu untuk mencari hidangan yang enak harus langsung keliling menyusuri jalanan kota, sekarang cukup hanya mencari di sosial media makanan enak dan viral, orang sudah bisa menemukan tempat makan yang diinginkan.

Untuk penjual, ini tentu menjadi keuntungan. Warung kecil yang awalnya sepi bisa jadi ramai karena viral di media sosial. Dari sini terlihat yang dinilai bukan hanya soal rasa, tetapi tampilan menarik yang menggugah selera menjadi daya tarik tersendiri.

 

Walaupun demikian, menikmati bakmi secara langsung tetap memberikan suasana yang berbeda. Menikmati bakmi hangat menjadi penghibur setelah menjalani aktivitas yang melelahkan, sekaligus menjadi pilihan untuk berkumpul bersama teman.

 

Di Padang, bakmie menjadi bukti kalau kuliner terus berkembang. Dari warung biasa sampai viral di media sosial. Dengan cita rasa yang khas, harga yang ramah di kantong, serta dukungan media sosial yang membuatnya semakin populer, Semangkok Bakmie kini bukan hanya sekadar kuliner alternatif di Padang, melainkan bagian dari dinamika kuliner kota yang terus berkembang dan menghadirkan pengalaman baru bagi para pencinta makanan.

 

 

Jenis Berita     : Feature 

Penulis            : Nur Aisyah Rahmadani Tanjung – 3B D4 Bahasa Inggris untuk KBP

Editor              : Divia Putri Zen – 3B D4 Bahasa Inggris untuk KBP

 

 

 

 

Previous Post Next Post